Jumat, Oktober 23, 2026

“Pembebasan Bukan Akhir dari Perjuangan Kami”, Greenpeace Tegaskan Aksi Lanjutan

WIB

Aliansi.co, Jakarta – Greenpeace Indonesia menegaskan akan melanjutkan perjuangan menyuarakan keadilan iklim setelah enam aktivisnya dibebaskan pada Selasa malam (20/10/2026).

Keenam aktivis tersebut sebelumnya ditangkap saat menggelar aksi damai di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, dan menjalani pemeriksaan selama 12 jam di Polda Metro Jaya.

Greenpeace menyatakan, aksi tersebut merupakan bentuk keresahan terhadap krisis iklim yang semakin nyata dan berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

Juru Kampanye Keadilan Iklim Greenpeace Indonesia, Jeanny Sirait, menegaskan pembebasan keenam aktivis bukan akhir dari perjuangan mereka.

Baca Juga :  Puan Pamer Makan Bakso Bareng Bambang Pacul, Ada Apa?

“Pembebasan ini bukan akhir dari perjuangan kami. Aksi damai di Bundaran HI menjadi awal untuk menggaungkan kesadaran bahwa krisis iklim sudah sampai di meja makan kita, melalui kenaikan harga pangan dan hilangnya sumber penghidupan,” kata Jeanny dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (21/10/2026).

Menurut Jeanny, krisis iklim tidak hanya berkaitan dengan kerusakan lingkungan, tetapi juga menyangkut persoalan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Kenaikan harga pangan serta hilangnya mata pencaharian menjadi sebagian dampak yang dirasakan ketika perubahan kondisi lingkungan mengganggu kehidupan masyarakat.

Baca Juga :  Prabowo Sampaikan Duka Cita, Instruksikan BNPB Cepat Tepat Kirim Bantuan Bencana Pekalongan

Karena itu, Greenpeace mendesak pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menangani krisis iklim dan melindungi masyarakat dari dampak yang semakin luas.

“Pemerintah tidak bisa terus abai. Kami akan terus bersuara dan mendesak pemerintah mengambil tindakan nyata untuk menangani krisis iklim dan menurunkan biaya hidup,” sambung Jeanny.

Greenpeace menilai penanganan krisis iklim perlu menjadi perhatian serius pemerintah karena dampaknya berhubungan langsung dengan keberlangsungan hidup masyarakat.

Baca Juga :  Kabar Duka, Arist Merdeka Sirait Berpulang, Akan Disemayamkan di Porsea

Upaya penanganan, menurut organisasi lingkungan tersebut, harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang mampu melindungi rakyat sekaligus mengurangi beban ekonomi akibat krisis iklim.

Selain menegaskan komitmen untuk melanjutkan perjuangan, Greenpeace Indonesia juga menyampaikan terima kasih kepada Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) dan AMAR Law Firm & Public Interest Law Office atas dukungan serta pendampingan hukum yang diberikan kepada keenam aktivis.

Pendampingan tersebut dilakukan selama proses pemeriksaan hingga para aktivis dibebaskan pada Selasa malam.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Noverizky Tri Putra Pimpin LBH Ilumni FH Unpar

Aliansi.co, Jakarta- Noverizky Tri Putra dipercaya menjabat Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ilumni Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), menggantikan Yopi Gunawan. Dalam kepemimpinan...

Kapolri Ungkap Keterlibatan Pihak Asing di Balik Karhutla 

Aliansi.co, Jakarta – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengungkap adanya dugaan keterlibatan pihak asing dalam sejumlah kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Dari...

Marak Penipuan Online, Ini Arahan Kapolri Jenderal Suyudi

Aliansi.co, Jakarta – Maraknya berbagai modus penipuan online mendorong Polri mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif menjaga keamanan di ruang digital. Kapolri Jenderal Polisi...

BGN Buka Suara soal Penemuan Mayat di Dapur MBG

Aliansi.co,Jakarta- Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara soal penemuan mayat yang dikaitkan dengan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan BGN menyusul beredarnya informasi...

Mutasi Besar-besaran Polri, Wakabaintelkam-Kakorlantas hingga Kapolda Berganti

Aliansi.co, Jakarta – Polri kembali melakukan mutasi besar-besaran terhadap 199 personel yang terdiri dari perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Sejumlah jabatan strategis mulai...