Selasa, September 29, 2026

Pemkot Jaktim Dorong Standar Keandalan Gedung, Bukan Sekadar Syarat Administratif

WIB

Aliansi.co, Jakarta – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur mendorong pemenuhan standar keandalan bangunan gedung tidak hanya dipandang sebagai persyaratan administratif, tetapi sebagai bagian penting dalam menjamin keselamatan dan kenyamanan penghuni.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin saat membuka Sosialisasi Penyelenggaraan Bangunan Gedung melalui Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG) dan Keandalan Bangunan Gedung di Gedung Serbaguna Bambu Apus, Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Senin (28/9/2026).

Munjirin mengatakan, bangunan gedung yang andal harus memenuhi empat pilar utama, yakni keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan.

Baca Juga :  Enam Instruksi Penghematan Anggaran yang Diteken Pj Gubernur Jakarta, Perjalanan Dinas Potong Segini

Menurutnya, pemenuhan standar keandalan bangunan menjadi semakin penting di tengah dinamika pembangunan yang berlangsung pesat.

Karena itu, standar tersebut harus menjadi prioritas dan tidak dapat ditawar.

“Keandalan ini bukan sekadar pemenuhan syarat administratif di atas kertas, melainkan bentuk perlindungan nyata terhadap keselamatan jiwa, kenyamanan penghuni, serta ketahanan kota dalam menghadapi potensi risiko bencana dan kebakaran,” kata Munjirin.

Ia meminta seluruh aparatur penegak regulasi, pemilik bangunan, praktisi, dan pengembang di wilayah Jakarta Timur memanfaatkan SIMBG secara maksimal serta mematuhi seluruh alur dan prosedur yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  Santuni Yatim, Wali Kota Jaksel Minta Tak Ada Anak Putus Sekolah

“Saya berharap melalui acara sosialisasi dan ruang diskusi ini peserta dapat menyerap materi secara mendalam, memahami prosedur SIMBG terkini serta mengimplementasikan standar keandalan bangunan di Jakarta Timur,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan Jakarta Timur Wiwid Djalu Adji mengatakan, sosialisasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman para pengelola gedung mengenai prosedur dan kelengkapan administrasi perizinan bangunan.

Baca Juga :  Pemkot Jaksel Periksa 400 Gedung Bertingkat, Libatkan Tim Gabungan Lintas Instansi

Selain aspek administratif, pemahaman mengenai aspek teknis juga menjadi perhatian, khususnya terkait keandalan serta kriteria keselamatan dan keamanan bangunan gedung.

Wiwid menilai pengelola gedung perlu memiliki sikap responsif terhadap potensi bahaya, terlebih di tengah berbagai risiko seperti kebakaran.

“Pengelola gedung tidak hanya berfokus pada fungsi bangunan, tetapi juga melakukan pemeliharaan secara rutin untuk mencegah potensi bahaya sejak dini,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...

Karaoke di PIK Jakarta, Mahasiswi Asal Banten Tewas Overdosis Diduga Narkoba

Aliansi.co,Jakarta- Seorang mahasiswi berinisial S asal Serang, Banten, ditemukan tewas di sebuah kamar hotel di kawasan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (9/9/2026). Korban diduga...