Sabtu, Oktober 3, 2026

Polri Gelar Operasi Zebra 2024, Fokus Pelanggaran Lalin Seperti Ini

WIB

Aliansi.cco, Jakarta- Kepolisian Republik Indonesia melalui Korlantas Polri akan menggelar Operasi Zebra 2024.

Operasi Zebra akan berlangsung pada 14 hingga 27 Oktober 2024.

Kabagops Korlantas Polri, Kombes Aries Syahbudin mengatakan operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib berlalu lintas, sekaligus menekan angka kecelakaan di jalan raya.

“Berbeda dari pendekatan penindakan langsung, Operasi Zebra tahun ini akan lebih mengutamakan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat,” kata Kombes Aries  Syahbudin dilansir dari laman Korlantas Polri, Kamis (10/10/2024).

Baca Juga :  Peran “Bos Aceh” Terbongkar di Balik Peredaran 1,5 Kg Sabu Jaringan Ko Erwin

Ia menyatakan operasi kali ini difokuskan pada pelanggar lalu lintas (lalin) yang berpotensi menjadi penyebab kecelakaan seperti tidak memakai helm, melawan arus, dan melanggar batas kecepatan.

Kendati demikian, petugas akan lebih banyak memberikan teguran.

Meskipun begitu, sistem tilang elektronik (E-TLE) tetap berjalan, memantau pelanggaran melalui kamera pengawas.

“Pendekatan humanis akan menjadi fokus utama Operasi Zebra kali ini,” katanya.

Baca Juga :  Polri Sebar Ratusan Ribu Pasukan Mulai 4 April 2024, Untuk Apa?

“Kami mengajak masyarakat untuk mematuhi peraturan lalu lintas, tidak hanya karena takut sanksi, tetapi demi keselamatan bersama,” sambungnya.

Petugas di lapangan juga, kata dia, akan memberikan penjelasan langsung kepada pelanggar mengenai aturan yang dilanggar, dengan harapan masyarakat lebih paham akan pentingnya mematuhi aturan demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Baca Juga :  Maling Spesialis Rumsong Diciduk Polisi, Modus Ketok Pintu Rumah Tak Berpenghuni

Namun, tindakan tegas tetap akan diambil melalui tilang manual bagi pelanggaran berat, dan E-TLE akan diperluas untuk menjangkau titik-titik rawan pelanggaran.

“Mari kita bersama-sama mewujudkan lalu lintas yang tertib dan aman untuk semua,” tutup Aries.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...