Aliansi.co,Jakarta- Presiden Prabowo Subianto mengajak masyarakat terlibat langsung memilih logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui polling publik.
Untuk menarik partisipasi warga, panitia menyiapkan 300 hadiah, termasuk undangan menghadiri Upacara Detik-Detik Proklamasi pada 17 Agustus 2026.
Polling pemilihan logo dan identitas visual HUT ke-81 RI resmi dibuka pemerintah pada Rabu, 24 Juni 2026.
Masyarakat dapat memberikan suara melalui kanal resmi yang disediakan pemerintah hingga 28 Juni 2026.
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan, pelibatan publik dalam penentuan logo peringatan kemerdekaan menjadi sejarah baru.
Sebab, untuk pertama kalinya masyarakat diberi kesempatan menentukan identitas visual HUT RI secara langsung.
“Tahun ini menjadi tonggak baru dalam penentuan logo HUT RI. Untuk pertama kalinya, atas arahan Bapak Presiden masyarakat dilibatkan secara aktif dalam menentukan logo melalui mekanisme polling publik,” ujar Teuku Riefky melalui keterangan persnya, dikutip Jumat (26/6/2026).
Sebelum masuk ke tahap pemungutan suara, pemerintah membuka sayembara desain logo yang diikuti 124 peserta dari berbagai daerah.
Setelah melalui seleksi dan kurasi, lima karya desainer terpilih masuk sebagai finalis.
“Mulai dari tanggal 24 sampai dengan tanggal 28 Juni 2026, masyarakat dapat berpartisipasi untuk memilih logo HUT ke-81 Republik Indonesia melalui kanal resmi yang telah disiapkan pemerintah,” kata Teuku Riefky.
Lima finalis itu berasal dari sejumlah kota, yakni David Wirawan dari Surakarta, Fajar Novario dari Padang, Kanda Putra dari Denpasar, Riskiawan dari Malang, serta Tiffany Djohan dari Batam.
Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro menuturkan, arahan Presiden Prabowo untuk membuka polling merupakan upaya agar peringatan kemerdekaan menjadi milik seluruh rakyat Indonesia.
“Pak Presiden menginginkan agar rakyat Indonesia terlibat langsung ikut serta dalam menentukan logo serta visual dari logo yang akan digunakan atau ditetapkan sebagai logo hari ulang tahun,” ujar Juri.
Ia mengatakan, pemerintah ingin kemeriahan HUT ke-81 RI tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan membangun rasa memiliki masyarakat terhadap simbol peringatan kemerdekaan.
“Jadi arahan Bapak Presiden supaya kemeriahan hari ulang tahun ke-81 Kemerdekaan RI ini juga menjadi milik rakyat, milik seluruh masyarakat Indonesia,” lanjutnya.
Selain pemilihan logo, pemerintah menetapkan tema HUT ke-81 Kemerdekaan RI, yakni “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.
Kelima desain finalis disebut telah dikurasi berdasarkan kesesuaian dengan tema tersebut.
Panitia Peringatan HUT ke-81 RI menyediakan hadiah untuk 300 peserta polling yang terpilih.
Hadiah itu terdiri atas 100 undangan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI, 100 paket suvenir resmi, dan 100 bantuan pendidikan.
“Panitia Peringatan HUT ke-81 RI menyediakan hadiah untuk 300 orang terpilih yakni 100 berupa undangan untuk hadir di upacara peringatan detik-detik proklamasi, kemudian 100 lagi adalah souvenir yang biasa diterima oleh peserta undangan upacara peringatan kemerdekaan, dan juga kita menyediakan 100 bantuan pendidikan untuk masyarakat yang terpilih,” ungkap Juri.
