Sabtu, Oktober 17, 2026

Prabowo Panggil Menteri hingga Panglima TNI, Singgung Penanganan Kebakaran Hutan

WIB

Aliansi.co, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri hingga Panglima TNI dan para Kepala Staf Angkatan untuk mengevaluasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan serta pemulihan pascagempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pertemuan tersebut berlangsung di kediaman Presiden Prabowo di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (23/8/2026) malam.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, pemanggilan sejumlah menteri dan pejabat terkait dilakukan Presiden sepanjang Minggu sore hingga malam untuk membahas sejumlah isu strategis.

Baca Juga :  Mantan Panglima TNI Serang Balik Hercules, Tak Terima Sutiyoso Dikatai Bau Tanah

Pertemuan dengan jajaran TNI menjadi sesi terakhir dalam rangkaian pembahasan tersebut.

“Pada sesi pertemuan terakhir bersama Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan, Presiden membahas tindak lanjut instruksi Presiden mengenai dukungan yang telah diperintahkan untuk didistribusikan ke daerah Kalimantan dan NTT, khususnya yang melalui penerbangan udara,” kata Teddy dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (24/8/2026).

Dalam penanganan karhutla di Kalimantan, pemerintah memperkuat dukungan armada udara dengan menambah 17 pesawat water bombing.

Penambahan armada tersebut dilakukan untuk mempercepat proses pemadaman kebakaran di sejumlah wilayah yang terdampak.

Baca Juga :  Dari Mayjen Jadi Letjen TNI, Kepala BNPB Kristomei Sianturi Tekankan Sinergi Polri dalam Penanganan Bencana

Selain dukungan pesawat, pemerintah juga mengerahkan 1.500 personel tambahan lengkap dengan perlengkapan perorangan.

Ribuan personel tersebut telah tiba di Kalimantan untuk memperkuat penanganan karhutla di lapangan.

Pemerintah juga mengirimkan 200 pompa beserta pipa untuk mendukung upaya pemadaman kebakaran bawah tanah, khususnya di kawasan lahan gambut.

Menurut Teddy, Presiden juga membahas keberlanjutan rekonstruksi serta penanganan masyarakat yang terdampak gempa di NTT.

Dukungan yang sebelumnya telah diperintahkan pemerintah terus dipastikan dapat menjangkau wilayah terdampak untuk mempercepat proses pemulihan masyarakat.

Baca Juga :  Viral Pria Bercelana Ormas Ngamuk dan Bubarkan Marching Band Anak TK Pamulang

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo juga memberikan apresiasi kepada personel TNI dan Polri yang bergerak cepat dalam berbagai operasi penanganan di lapangan.

Apresiasi itu diberikan atas keterlibatan aparat dalam penanggulangan karhutla di Kalimantan, penanganan dampak gempa di NTT, hingga pelaksanaan berbagai tugas pelayanan masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia.

“(Presiden menyampaikan) apresiasi terhadap gerak cepat personel TNI-Polri di berbagai sektor dan wilayah seluruh Indonesia,” ujar Teddy. SET

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

BGN Buka Suara soal Penemuan Mayat di Dapur MBG

Aliansi.co,Jakarta- Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara soal penemuan mayat yang dikaitkan dengan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan BGN menyusul beredarnya informasi...

Mutasi Besar-besaran Polri, Wakabaintelkam-Kakorlantas hingga Kapolda Berganti

Aliansi.co, Jakarta – Polri kembali melakukan mutasi besar-besaran terhadap 199 personel yang terdiri dari perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Sejumlah jabatan strategis mulai...

Polri Gerebek Dua Kampung Narkoba Legendaris Jakarta, 24 Orang Diamankan

Aliansi.co, Jakarta- Polri menggerebek dua kampung legendaris yang terkenal sebagai basis peredaran narkoba di Jakarta, yakni Kampung Ambon, Jakarta Barat, dan Kampung Boncos, Jumat...

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...