Sabtu, Oktober 3, 2026

Prabowo Ungkap Sosok Bahlil yang Tak Bisa Bahasa Inggris, Tapi Jadi Menteri…

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto mengungkap sosok Ketua Umum Partai Golkar yang juga Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang tak bisa berbahasa Inggris.

Hal itu diceritakan Prabowo saat berpidato di acara HUT Golkar ke-60 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/12/2024) malam.

“Saya agak aneh juga beliau (Bahlil) dipilih jadi Menteri Investasi, biasanya Menteri Investasi lulusan di Amerika, Harvard, atau Standford, atau Berkeley, kalau enggak Amerika minimal Inggris lah Oxford, Cambrige, atau Sorbon,” kata Prabowo dilansir dalam tayangan YouTube, Jumat (13/12/2024).

Baca Juga :  KPK Ungkap Modus Getok Jabatan Desa Bupati Pati, Uang Rp 2,6 Miliar Dikemas Karung

Melihat hal itu, Prabowo pun akhirnya mendekati Bahlil.

Prabowo coba bertanya dan mengobrol dengan Bahlil untuk mendapatkan informasi tentang pendidikannya.

“Pelan-pelan saya nanyanya takut tersinggung Pak Bahlil, Anda lulus dari universitas mana? Pak universitas saya enggak ada di Google,” cerita Prabowo menirukan ucapan Bahlil.

“Habis itu Anda kalau ketemu investor asing gimana? saya nggak mau tanya Anda bahasa Inggrisnya bagus ndak, dia bilang ke saya ndak ada masalah lah itu, itu pengusaha pejabat dari Korea juga enggak bisa Inggris, dari Jepang juga enggak bisa bahasa Inggris, saya punya empat penerjemah,” sambung Prabowo.

Baca Juga :  Resmikan Flyover Madukoro, Prabowo Minta Proyek Infrastruktur Harus Sesuai Spesifikasi

Prabowo menilai Bahlil sosok yang pintar dan cerdas.

Prabowo mengenal Bahlil lebih dekat saat masuk di Kabinet Presiden Jokowi.

“Walaupun kenalnya belum lama, tapi saya harus akui pemikirannya, ucapannya, pandangan-pandangannya cukup meyakinkan, serius ini,” ungkap Prabowo.

“Pinter juga orang ini walaupun universitasnya enggak ada di Google ternyata saya lihat boleh juga orang ini. Jadi ternyata beliau besar di Fakfak itu di pantai ya, jadi waktu kecil orang tuanya selalu kasih makan ikan, jadi cerdas, ” sambungnya.

Baca Juga :  Gelar Doktor Bahlil Ditangguhkan, UI Lanjut Ikuti Putusan Sidang Etik
Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...