Sabtu, Oktober 3, 2026

Prihatin, Mantan Kiper Timnas Kurnia Mega Jual Medali demi Hidupi Keluarga

WIB

Aliansi.co, Jakarta– Mantan kiper Timnas Indonesia Kurnia Meiga Hermansyah mengaku sedang terlilit masalah ekonomi.

Keuangan keluarga sedang sangat buruk.

Terkait kondisi itu, Kurnia Mega berniat menjual medali yang pernah dia raih

Kurnia Mega mengakui tidak mudah membuat keputusan tersebut.

Di medali itu ada cucuran keringat dan airmata ketika dia berjuang meraihnya baik saat bersama Arema maupun bersama Timnas Indonesia.

Baca Juga :  Tolak Main Mata, Wasit Liga Indonesia Jalani Seleksi Ketat dan Disumpah

Namun himpitan ekonomi dan kewajiban memenuhi kebutuhan keluarga membuatnya tidak punya pilihan lain.

“Untuk memenuhi kebutihan keluarga karena saya belum bekerja lagi.

Mohon doanya agar bisa kembali bekerja, kembali beraktivitas lagi,” kata Kurnia Meiga kepada Kompas.com.

Kiper berusia 33 tahun ini pernah disebut-sebut sebagai kiper masa depan Indonesia.

Dia adalah langganan skuad timnas do berbagai ajang.

Baca Juga :  Perkuat Solidaritas Advokat, IKADIN Jaksel Gelar Turnamen Padel dan Baksos

Pada puncak kariernya dia membawa Indonesia sebagai runner up Piala AFF 2017 dan terpilih sebagai kiper terbaik di ajang tersebut.

Setahun kemudian, Meiga ikut mengantar Arema FC menjadi juara Piala Presiden.

Namun nasih berkehendak lain. Pada saat berada di puncak karier, dia mengalami gangguan penglihatan saat berusia 28 tahun.

Sesuatu yang sangat buruk bagi pemain sepak bola, terutama kiper.

Baca Juga :  Erick Thohir Ungkap Dorongan Jokowi Sukseskan Piala Dunia U-17

Waktunya pun habis untuk menyembuhkan penyakit tersebut meski dia sangat berharap bisa kembali ke lapangan.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...