Jumat, April 3, 2026

Proyek Jacking Seskoal Capai 10 Persen, SDA: Kalau Ada Genangan karena Masih Tahap Pekerjaan

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Dinas Sumber Air (SDA) DKI Jakarta terus mengebut pembangunan saluran air di kawasan Seskoal, Jakarta Selatan.

Saat ini, pembangunan saluran air dengan metode jacking tersebut telah mencapai 10 persen.

“Progres pembangunan dimulai dari 6 Mei dan kini sudah mencapai sepuluh persen, ” kata Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Selatan Santo, saat dihubungi Senin (8/6/2024).

Santo menerangkan, pembangunan saluran dengan metode jacking atau pengeboran itu ditargetkan rampung pada November 2024.

Baca Juga :  Pendaftaran Mudik Gratis Pemprov DKI Dibuka Lagi, Kuota 1.161 Tempat Duduk

Proyek ini, lanjut Santo, digarap langsung oleh Dinas SDA DKI Jakarta sebagai upaya penangan genangan dan banjir di kawasan Seskoal dan sepanjang Jalan Ciledug Raya, Cipulir.

“Ini pekerjaan jacking oleh Dinas SDA, dan (pekerjaan jacking) dari lampu merah Seskoal ke arah Kali Pesanggrahan. Jadi, kalau kemarin ada genangan, itu karena saluran eksisting belum sempurna karena masih tahap pekerjaan, ” jelasnya.

Sebelumnya Dinas SDA DKI Jakarta mengumumkan, proyek pembangunan saluran air dengan metode jacking di Seskoal, Jakarta Selatan akan selesai pada November mendatang.

Baca Juga :  Usai Libur Lebaran, ASN Pemkot Jaksel Diminta Langsung Kerja Maksimal

Selain menimbulkan genangan, proyek tersebut diketahui berdampak dengan kemacetan panjang di Jalan Ciledug Raya.

“Pekerjaan saluran jacking ini dilakukan sebagai upaya penanganan genangan di wilayah Jalan Ciledug Raya,” kata Perwakilan Bidang Pengendalian Banjir dan Drainase Dinas SDA DKI Jakarta Firmansyah Saputra dalam keterangannya kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Firman menjelaskan, pembangunan saluran jacking ini dilakukan sejak 6 Mei 2024 dan ditargetkan rampung pada 30 November 2024 mendatang.

Baca Juga :  Pemkot Jaksel Relokasi Korban Kebakaran Manggarai ke Rusun Pasar Rumput

Pembangunan dimulai dari simpang Jalan Seskoal melewati Jalan Ciledug Raya, sampai Pasar Cipulir.

Pengerjaannya pun dilakukan secara bertahap, mulai dari pembangunan Pile Integrated Test (PIT), pemasangan Reinforce Concrete Pipe (RCP) dengan metode jacking, dan pengerjaan mainhole.

Adapun pembangunan saluran ini dilakukan untuk menangani genangan yang selalu muncul sehabis hujan.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...

Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Salemba, Polisi Turun Selidiki Motif OTK

Aliansi.co, Jakarta- Polisi menyelidiki kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus (AY) di kawasan...