Sabtu, Juli 4, 2026

Rocky Gerung Sentil Dedi Mulyadi, Ketimbang Anak Nakal Pilih Preman Masuk Barak Militer

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Pengamat politik Rocky Gerung menyentil ide Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang mengirim anak nakal dan bermasalah ke barak miiliter.

Menurutnya, anak yang berperilaku nakal adalah hal yang lazim dalam proses pertumbuhan untuk mencari identitas dirinya yang seharusnya dididik di sekolah, bukan di barak militer.

“Masa dibawa ke barak militer,” kata Rocky Gerung, dikutip dari akun YouTube Rocky Gerung Official, Rabu (14/5/2025).

Baca Juga :  Mutasi Akhir Tahun Polri, 16 Polwan Jadi Kombes hingga Kapolres

Rocky Gerung menyampaikan, bahwa barak militer adalah tempat pendisiplinan karakter dan watak dengan cara sistem hierarki.

Seperti halnya pendidikan militer yang bertujuan membentuk disiplin dan mental secara hierarkis.

“Nah, anak-anak yang bermasalah itu kalau dibawa ke situ dia akan dibentuk juga mentalnya itu secara hierarkis,” katanya.

“Sepenuh-penuhnya tidak saya setujui dalilnya cara berpikirnya itu atau gubernur siapa Jawa Barat ya yang punya ide yang sama,” sambung Rocky Gerung.

Baca Juga :  Jelang Lengser, Jokowi Teken Perpres Tentang DBMTN

Namun, Rocky Gerung memilih setuju jika para preman yang dimasukkan ke barak militer ketimbang anak nakal.

Menurutnya, para premanimse yang terlibat aksi kriminal perlu diajari disiplin sebelum diproses secara pidana.

“Yang mungkin yang lebih baik adalah preman ini yang dibawa ke barak militer karena dia manusia dewasa mampu untuk berpikir ulang kalau diberi semacam disiplin di barak militer,” kata filsuf ini.

Baca Juga :  Maju Pilkada Depok, Erina Gudono Tak Sudi Foto Jadul Kaesang Pangarep Beredar

“Dan mungkin pemasyarakatan kalau memang ada pidananya ya untuk dipenjara,” lanjutnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...