Aliansi.co,Jakarta- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan mulai mengaktifkan fasilitas water mist di Gedung Wali Kota Jakarta Selatan.
Alat penyemprot air tersebut dioperasikan tiga kali dalam sehari untuk membantu menekan polusi udara sekaligus mengantisipasi peningkatan suhu selama musim kemarau.
Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo mengatakan, pengoperasian water mist di lantai 17 Gedung Wali Kota Jakarta Selatan diharapkan dapat menjadi contoh bagi pengelola gedung lainnya.
“Kami mengimbau seluruh pemilik gedung yang memiliki delapan lantai ke atas di wilayah Jakarta Selatan untuk bersama-sama mengaktivasi alat tersebut. Selain menurunkan polusi, ini juga memberikan kenyamanan bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan agar mendapatkan udara yang lebih sejuk,” ujar Syafrin, Senin (7/9/2026).
Untuk mengoptimalkan penggunaannya, Pemkot Jakarta Selatan mengoperasikan water mist dalam tiga sesi setiap hari.
Penyemprotan dilakukan pada pagi hari pukul 09.00-11.00 WIB, siang pukul 13.00-15.00 WIB, dan sore pukul 17.00-19.00 WIB.
Menurut Syafrin, pengaturan waktu tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi udara dan peningkatan hawa panas sehingga manfaat penyemprotan dapat dirasakan secara optimal.
Selain dari gedung, Pemkot Jakarta Selatan juga mengerahkan armada water mist mobile untuk menyemprot jalan-jalan protokol dan ruang publik dengan tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi.
Armada penyemprot tersebut dikerahkan oleh Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Selatan, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat), serta Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Selatan.
“Penyemprotan difokuskan pada kawasan jalan-jalan protokol dengan tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi. Kehadiran water mist mobile ini diharapkan mampu menekan laju polusi udara jalanan sekaligus mengurangi hawa panas saat warga beraktivitas,” pungkas Syafrin.
