Jumat, April 3, 2026

Viral Kepala Satpol PP Dianiaya Anggota Hingga Berdarah-darah

WIB

Aliansi.co, Madina- Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Mandailing Natal (Madina) Yuri Andri dianiaya oleh anggotanya sendiri.

Disebutkan aksi penganiayaan itu dilakukan di halaman kantor Satpol PP Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, pada Senin (6/6/2023).

Aksi penganiayaan terhadap Kasatpol PP Madina direkam oleh anggota lainnya yang berada di lokasi kejadian.

“Kasatpol PP dianiaya anggotanya hingga berdarah-darah,” tulis akun Instagram @cakapviral.id, dikutip, Kamis (8/6/2023).

Dalam video singkat tersebut, tampak seorang pria yang mengenakan kaos dan topi datang mendekati pria yang mengenakan baju dinas Satpol PP.

Baca Juga :  Kesal Diperas hingga Puluhan Juta, Kepala Desa di Madiun Laporkan Oknum LSM ke Polisi

Pria berbaju dinas tersebut merupakan Kasatpol PP Madina, Yuri Andri.

Saat itu Yuri Andri baru saja keluar dari kantor dan hendak bersiap pulang ke rumah.

Namun pria yang mengenakan kaus itu tampak mencegatnya dan dan mendorong pria berbaju Dinas Satpol PP.

Dalam video itu, tampak Yuri Andri mundur dan mencoba mengindari pria berkaos tersebut, namun pria itu terus memepetnya.

Baca Juga :  Alasan Ingin Viral, Bocah Bau Kencur di Pontianak Bakar Bendera Merah Putih

Terlihat dalam rekaman pria berbaju kaus itu membenturkan kepalanya kepada pria berbaju Satpol PP.

Menerima perlakuan itu, pria berbaju Satpol PP tetap mundur sembari memberikan jarak dengan pria berkaos.

Terlihat tidak ada sedikitpun perlawanan dari pria berbaju Dinas Satpol PP.

Di lokasi kejadian, terlihat pula ada beberapa anggota menyaksikan dari jarak dekat tindakan pria berkaos itu.

Namun, tak ada satu orang pun yang melerai aksi pria berkaos tersebut.

Baca Juga :  Viral Keluhan Warga, Lapangan Padel di Haji Nawi Ternyata Belum Kantongi PBG

Belum diketahui pasti apa penyebab penganiayaan itu.

Namun menurut informasi yang beredar penganiayaan itu bermula dari langkah Kasatpol PP Yuri Andri yang membuat kebijakan untuk mendisiplinkan anggotanya.

Namun menurut sumber lainnya, penganiayaan itu diduga lantaran adanya aktor intelektual yang menghasut hingga terjadinya pemukulan tersebut.

Sebab saat kejadian tersebut, penganiayaan itu tampak direncanakan dan dibiarkan tanpa ada yang melerai.

Kini Yuri Andri sudah membuat laporan ke polisi soal kasus penganiayaan yang dilakukan oleh anggotanya itu.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...

Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Salemba, Polisi Turun Selidiki Motif OTK

Aliansi.co, Jakarta- Polisi menyelidiki kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus (AY) di kawasan...