Sabtu, Oktober 3, 2026

Viral Pria Bercelana Ormas Ngamuk dan Bubarkan Marching Band Anak TK Pamulang

WIB

Aliansi.co, Tangsel- Beredar video yang memperlihatkan dua orang pria diduga anggota ormas mengamuk dan mengacak-ngacak kegiatan latihan marching band anak TK.

Aksi premanisme dua pria bertampang sangar tersebut membuat anak TK menjerit histeris.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @Jktnewss, aksi premanisme ini dinarasikan terjadi di kawasan perumahan Permata Pamulang, Tangerang Selatan, pada Jumat (14/2/2025).

Terlihat salah satu pelaku mengenakan celana panjang bercorak loreng salah satu ormas pemuda.

Baca Juga :  Viral Gaya Emak-emak di Madura, Acara Kondangan Pakai Perhiasan Bak Toko Emas Berjalan

Dan satu pelaku lainnya tampak mengenakan celana pendek dan berjaket rompi.

Sambil mengamuk dan menendangi peralatan marching band, pria bercelana loreng tampak menodongkan pisau kepada penyelenggara marching band.

“Jagoan pada loh, hah?” kata pria bercelana loreng dalam rekaman video, dikutip Sabtu (15/2/20250.

Sementara pria bercelana pendek dengan arogan memukul wajah seorang pria yang diduga guru.

Tak sampai di situ, pria bercelana loreng juga menghardik anak TK yang ada di lokasi seraya mengeluarkan sesuatu yang diduga pisau dari balik pinggangnya.

Baca Juga :  Rapat dengan Menhut, Titiek Soeharto Marah Lihat Truk Pengangkut Kayu Masih Berseliweran di Lokasi Banjir Sumatera

Aksi brutal tersebut disaksikan para guru dan siswa-siswi yang berada di lokasi.

Terdengar dalam video suara siswa-siswi menjerit histeris karena melihat aksi premanisme di depan mata mereka.

Kegiatan marching band itu pun terhenti usai dibubarkan para begundal tersebut.

“Telah terjadi pemalakan di Pamulang, Setu, Tangerang Selatan pada hari ini Jumat 14/2/25,” bunyi keterangan yang tertera dalam video.

Baca Juga :  Legislator Senayan Soroti Konflik Polri-Kejaksaan, Dorong Hak Angket DPR

“Kronologinya pemalakan, anggota tim saya diminta uang Rp50.000, namun kami sudah bilang uangnya nanti diberikan ketika acara drum band anak-anak sudah selesai. Kejadian tersebut dilihat oleh anak-anak yang sedang berlatih marching band dan orang tua murid,” sambung keterangan itu.

Menurut keterangan dalam unggahan, peristiwa pemalakan dan ancaman ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian.

Namun hingga berita ini ditayangkan, belum ada informasi dari pihak berwajib terkait aksi premanisme ini.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...