Selasa, Mei 19, 2026

Indonesia Hanya Dapat Sanksi Ringan dari FIFA, Pemain Timnas U-22 Gelar Syukuran

WIB

Aliansi.co, Jakarta— Timnas Indonesia U-22 mengadakan buka bersama dan syukuran menyambut sanksi ringan dari FIFA di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Jumat (7/4/2023).

Syukuran ini sebagai bentuk syukur lantaran Indonesia tidak diberikan sanksi berat apalagi banned.

Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri menyebut, dirinya, para pemain dan pecinta bola Indonesia sebelumnya khawatir FIFA memberikan sanksi berat.

Terlebih, Indonesia pernah di banned FIFA pada 2015 silam.

“Saya, tim dan Pak Endri mewakili PSSI, bersyukur kita tidak jadi disanksi oleh FIFA. Kenapa? kita sudah punya pengalaman di 2015, kita disanksi dan semua kegiatan internasional pertandingan-pertandingan tak bisa dilaksanakan, termasuk kompetisi yang ada di rencana PSSI,” kata Indra Sjafri.

Baca Juga :  Persiapan PON XXI 2024, Pemda Aceh Didorong Biayai Renovasi Ringan Venue

Indra menyebut, saat ini Timnas Indonesia U-22 di bawah asuhannya kembali fokus menjalani persiapan guna tampil di SEA Games 2023 Kamboja.

“Oleh sebab itu kami malam ini berinisiatif, melakukan syukuran khususnya tim SEA Games. kenapa? kami tak bisa bayangkan, ini tim sudah dibentuk dari 1 Maret dan sudah hampir satu bulan. Alhamdulillah tadi malam, kita dapat berita langsung dari Ketum PSSI bahwa kita tidak diberikan sanksi berat dan kita masih bisa mengikuti pertandingan-pertandingan internasional, khususnya SEA Games,” sambungnya.

Baca Juga :  Erick Thohir Usulkan Putaran Piala Dunia U-17 Digelar di Empat Kota, FIFA Minta Syarat

Dalam kegiatan ini, skuad Timnas U-22 juga melakukan video call dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir yang bersiap kembali ke Indonesia usai bertemu FIFA di Eropa.

Erick berharap kejadian ini jadi pelecut agar Timnas Indonesia kedepan semakin berprestasi.

Terdekat, Erick ingin skuad Garuda bisa meraih prestasi tertinggi di SEA Games 2023 Kamboja.

Baca Juga :  Flairene Bangga Kibarkan Bendera Merah Putih saat Acara Pembukaan SEA Games Kamboja 

“Tentu saya berharap dengan kesempatan yang diberikan hari ini dan di masa-masa yang akan datang, kita harus serius menyiapkan Timnas kita dan saya rasa ini jadi penting untuk kita wujudkan bahwa prestasi kita membanggakan nyata bukan hanya pola pikir yang harus dibentuk tapi hasil nyata, kita ingin mengibarkan bendera merah putih di mancanegara,” kata Erick.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...