Sabtu, Oktober 3, 2026

Puncak Emosi Nanang ‘Gimbal’ Bunuh Sandy Permana, Berawal dari Tatapan Sinis di Jalan sambil Meludah 

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Polisi mengungkap awal mula terjadinya peristiwa pembunuhan terhadap aktor Sandy Permana oleh Nanang Irwana alias Nanang ‘Gimbal’ (47).

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya Triputra mengatakan peristiwa penikaman aktor sinetron Mak Lampir itu bermula pada Minggu (12/1/2025) pukul 06.30 WIB.

“Pada saat itu tersangka sedang memperbaiki sepeda motor di pinggir jalan depan rumahnya dan melihat korban melintas mengendarai sepeda motor listrik,” kata Wira Satya Triputra dalam koferensi pers di Pola Metro Jaya, Kamis (16/1/2025).

Baca Juga :  Tiga Hakimnya Diadukan ke Badan Pengawas MA, Begini Tanggapan PN Jaksel

Wira mengatakan, pertemuan yang tak disengaja itu ternyata menjadi awal Nanang gelap mata melakukan aksi kejinya.

Saat itu, Sandy terus melintas dengan sepeda motornya dari depan rumah Nanang.

Namun, Sandy tiba-tiba meludah dan menatap Nanang dengan sinis.

Melihat hal itu, sontak emosi Nanang memuncak.

Ia langsung mengambil pisau dari kandang ayam yang berada di samping rumahnya.

Baca Juga :  Kapolri Tegaskan Tanpa Kompromi Sikat Premanisme Berkedok Ormas

Dengan emosi, Nanang kemudian berlari mengejar Sandy yang tengah mengendarai motor listrik.

“Lalu tersangka mengejar korban dengan maksud untuk melukai korban,” katanya.

Melihat Nanang berlari sambil membawa pisau, Sandy tetap berada di atas sepeda motor listriknya.

“Tersangka seketika menusuk perut kiri korban sebanyak dua kali yang saat itu masih berada di atas sepeda motor listrik,” ujarnya.

Baca Juga :  Polri Tangkapi Ribuan Pelaku Aksi Premanisme dan Ormas Pengganggu Investasi, Ketua GRIB Dipanggil

Usai kena tusukan, Sandy kemudian mencoba turun dari kendaraannya.

Namun upaya Sandy melawan aksi bengis Nanang tidak berhasil.

Nanang pun kembali menusuk bagian pelipis kiri Sandy, kepala, dada, dan leher kiri sebanyak satu kali.

“Saat itu korban ingin lari menyelamatkan diri, tapi tersangka mengejar dan menusuk kembali ke arah punggung kiri korban sebanyak satu kali sehingga korban dan motornya terjatuh,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...