Sabtu, Oktober 3, 2026

Diduga Palak Pelajar yang Tengah Pacaran, Dua Oknum Polisi di Semarang Nyaris Dibakar Massa

WIB

Aliansi.co,Semarang- Dua oknum polisi di Semarang yang diduga melakukan pemerasan kepada pelajar yang tengah pacaran, hampir menjadi bulan bulanan kemarahan warga.

Bahkan mereka nyaris dibakar massa yang mengepungnya.

Dalam video yang beredar, peristiwa pemalakan kepada pelajar yang tengah pacaran itu dinarasikan terjadi di Jalan Telaga Mas perumahan Tanah Mas Semarang Utara, Jateng, pada Jumat (31/1/2025) pukul 21.00

Tampak tiga orang di dalam mobil merah diduga pelaku, dua di antaranya menggunakan jaket dan topi polisi.

Baca Juga :  Viral Bupati Sula Didamprat Pedagang: Sakit Ibu, Abaikan Beta 2 Tahun Tagih Utang

Sementara satu orang lainnya sebagai sopir tampak mengenakan pakaian biasa.

Sejumlah warga terlihat menginterogasi pelaku dari bagian pintu mobil yang terbuka.

Terdengar suara teriakan yang memancing massa untuk melakukan pembakaran.

“Bakar, bakar,” teriak suara dalam rekaman video, dikutip Minggu (2/2/2025).

Salah satu oknum yang duduk di bangku belakang lalu keluar dari mobil dan menunjukkan kartu identitasnya.

“Ini lho Pak anggota, saya anggota Pak, ini KTA” teriaknya.

Informasi yang dihimpun, dua oknum yang diduga polisi itu bernama Aiptu K (47) anggota SPKT Polrestabes Semarang, dan Aipda RL (38) anggota Samapta Tembalang.

Baca Juga :  Terungkap, Pengeboman Rumah Ketua KPPS Pamekasan Bermotif Balas Dendam

Sementara satu orang lagi berpakaian sipil inisial S (45) warga Tembalang.

Peristiwa tersebut bermula, saat tiga terduga pelaku mendatangi pelajar inisial MRW (18) dan pacarnya MMX (17) yang tengah berduaan di dalam mobil sedan warna silver di dekat SMA Terang Bangsa, Kota Semarang.

Lalu, pelaku menanyakan mengapa berduaan di dalam mobil.

MRW kemudian disuruh masuk ke mobil merah milik pelaku dan merebut kunci mobil sedan dari tangan korban.

Baca Juga :  Olah TKP Kecelakaan GT Ciawi, Polisi Tak Temukan Bekas Rem Ban Truk

Korban dan pelaku kemudian menuju ATM di daerah Telaga Mas Semarang Utara dan meminta uang Rp 2,5 juta.

Usai pelaku menerima uang, MMX seketika berteriak sehingga mengundang massa berdatangan.

Kasihumas Polrestabes Semarang, Kompol Agung Setyabudi menegaskan kasus dugaan pemerasan tersebut kini sudah ditangani Propam. .
Dua polisi yang terlibat tengah menjalani pemeriksaan. 
“Iya betul, masih diperiksa Propam Polrestabes,” kata Agung. (Mpg)
Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...