Selasa, Oktober 6, 2026

Jokowi Dorong Penanaman Jagung di Keerom, Papua Dimaksimalkan

WIB

Aliansi.co, Jakarta– Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau food estate di Kabupaten Keerom, Provinsi Papua.

Jokowi mendorong penanaman jagung di Keerom dimaksimalkan untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak di Papua.

Pemerintah telah menyiapkan lahan sekitar 10.000 hektare untuk penanaman jagung di lokasi tersebut.

Saat ini lahan yang sudah ditanami baru seluas 100 hektar.

“Tapi sekarang yang sudah disiapkan land clearing, kemudian pengolahan tanah baru 500 hektare, tahun depan 2.500 hektare, tapi yang ditanam hari ini baru 100 hektare,” kata Jokowi dalam Kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (21/3/2023).

Baca Juga :  Soroti Kebijakan Sawit, Jokowi Minta Dana Replanting Rp 60 Juta Per Hektar

Dari lahan yang mulai ditanami saat ini diharapkan bulan Juni sudah dapat dilakukan panen yang pertama.

Ia menekankan, kepada Menteri Pertanian dan Bupati Keerom agar menentukan secara jelas terkait pembeli atau offtaker jagung tersebut.

Tak hanya itu, Jokowi juga meminta kepastian dari pengering, pascapanen, hingga penentuan harganya, agar petani tidak ada yang dirugikan setelah panen.

“Yang beli ini siapa harus jelas, offtakernya siapa harus jelas, pengeringnya siapa yang menyiapkan harus jelas, pasca panennya seperti apa harus jelas, harganya berapa harus jelas semuanya. Sehingga petani jangan sampe nanti dirugikan setelah panen,” imbuhnya.

Baca Juga :  Johan Budi Ingatkan Mahfud MD, Menteri 'Gaduh' Bisa Direshuffle Jokowi

Menurut Jokowi, kebutuhan jagung untuk suplai pakan ternak di Papua sendiri masih kurang, baik untuk ayam petelur, ayam pedaging, maupun untuk babi dan sapi.

Oleh karena itu, Jokowi mendorong agar hasil dari penanaman jagung di food estate tersebut dimanfaatkan secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak di Papua.

“Tadi saya suruh nyiapin offtaker-nya yang beli ini siapa. Karena di sini pun masih kurang supply jagung untuk pakan ternak, kurang, masih kurang, baik untuk ayam petelur, ayam daging, maupun untuk babi dan sapi,” jelas Jokowi.

Baca Juga :  Antisipasi Macet Parah, Menhub Imbau Pemudik Hindari Perjalanan Puncak Arus Balik, Ini Tanggalnya

Meski Papua dinilai cocok untuk ditanami jagung, namun untuk tanam pertama kemungkinan belum bisa menghasilkan produktivitas seperti di Jawa.

“Saya lihat ini feasible karena tanahnya rata, datar, hanya memang tidak mungkin sekali tanam bisa menghasilkan kayak di Jawa 10 atau 11 ton. Mungkin pertama enggak apa-apa 4 ton atau 5 ton, saya kira baik. Nanti penanaman kedua naik lagi menjadi 6 ton, yang ketiga baru biasanya setelah ketiga itu baru berada pada posisi yang baik,” kata Jokowi.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...