Selasa, September 29, 2026

Koalisi Besar Hampir Pasti Terwujud, PAN Enggan Terburu-buru Tentukan Capres

WIB

Aliansi.co, Jakarta– Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno menegaskan saat ini belum ada keputusan mengenai siapa calon presiden yang bakal diusung oleh koalisi besar.

Eddy menyebut bahwa saat ini baru dilakukan sejumlah penjajakan.

PAN sendiri, kata Edy, tak mau terburu-buru untuk mendeklarasikan koalisi besar untuk pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Sebab, Eddy menyebut menyampaikan persepsi dari masing-masing partai politik (parpol) di koalisi besar nantinya membutuhkan waktu.

Baca Juga :  Hasil Real Count KPU Terkini dari 39% Suara: Anies 24%, Prabowo 55%, Ganjar 19%

Karenanya, dia menegaskan pihaknya enggan memberikan target kapan koalisi besar akan dideklarasikan.

“Untuk menyamakan target itu butuh waktu sehingga kita tidak mau buru-buru daripada ini menjadi sebuah keputusan tergesa-gesa,” kata Eddy di kantor DPP PAN, Kalibata, Pancoran, Jakarta, Kamis (13/4/2023).

Meski demikian, Eddy mengungkapkan segala kemungkinan bisa saja terjadi dalam dunia politik.

Baca Juga :  Jokowi Apresiasi Kerja Keras KPU Rampungkan Penghitungan Suara Pemilu 2024

“Kalau memungkinkan ya selalu memungkinkan. Opsi itu selalu terbuka,” ujarnya.

Hanya saja, dia menerangkan masih ada waktu yang cukup panjang untuk berbicara mengenai Pilpres 2024.

“Mari kita punya waktu banyak. Kita bicara Pilpres masih cukup panjang waktunya. Sehingga memang untuk membangun koalisi itu kita punya waktu untuk berdialog untuk menyamakan visi misi,” ucap Eddy.

Baca Juga :  Momen Gibran Beri Pertanyaan "Receh" ke Pendukungnya: Greenflation Itu Apa?

Adapun koalisi besar-besar disebut-sebut akan menggabungkan seluruh parpol pendukung Pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sejauh ini, sejumlah parpol pendukung Kabinet Indonesia Maju telah bertemu dengan Presiden Jokowi di kantor DPP PAN beberapa waktu lalu.

Pertemuan tanpa perwakilan PDIP itu disebut-sebut membahas rencana koalisi besar di Pilpres 2024.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...