Sabtu, Oktober 3, 2026

Jadi Kawasan TOD Inklusif dan Modern, Satpol PP Dirikan Posko Penjagaan di Terminal Blok M

WIB

Aliansi.co, Jakarta-Satpol PP Jakarta Selatan mendirikan posko penjagaan di pintu masuk Terminal Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Puluhan personil ditempatkan di posko untuk mengawasi dan menjaga keamanan kawasan Blok M dan Taman Literasi Martha Christina Tiahahu dari gangguan pelanggar ketertiban umum.

Diketahui, Gubernur Jakarta Pramono Anung meresmikan revitalisasi kawasan Blok M dengan nama baru Blok M Hub pada Sabtu (24/5/2025).

Transformasi yag mengusung tema ‘Energetic Spaces, Connecting Lives’ mendorong Jakarta menjadi lebih inklusif dan modern sekaligus menjadikan Blok M sebagai salah satu sentra ASEAN.

Baca Juga :  Sopir Angkot yang Viral Aniaya Penumpang Wanita Diburu Polisi, Sempat Kabur ke Palmerah

“Kami mendirikan posko tiga pilar di pintu masuk Terminal Blok M dekat Taman Literasi,” kata Kepala Satpol PP Jaksel Nanto Dwi Subekti saat ditemui awak media di Kantor Wali Kota Jaksel, Rabu (28/5/2025).

Nanto mengatakan, pengawasan dan penindakan terhadap pelanggar Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum seiring langkah Gubernur Jakarta Pramono Anung yang telah meresmikan Blok M sebagai kawasan Transit-Oriented Development (TOD).

Baca Juga :  Warga Jakarta Bisa Namu Balai Kota Tiap Sabtu, Catat Jam Bukanya

Nanto menjelaskan, para personel dari tiga pilar melakukan pengamanan dan memelihara ketertiban secara aktif dengan memutari kawasan Blok M Hub.

Penjagaan difokuskan mencegah pedagang kaki lima dan parkir liar mengokupasi trotoar dan Taman Literasi.

“Piket 10 anggota setiap hari berjaga hingga pukul 23.00 WIB,” ujar Nanto.

Ia menegaskan, pihaknya tidak segan melakukan penindakan dan sanksi terhadap pelanggaran ketertiban umum.

Baca Juga :  Penertiban Trotoar di Kebayoran Baru, 19 Pedagang Diganjar Kartu Kuning dan 17 Motor Disanksi OCP

Terlebih pedagang kaki lima yang nekat berjualan di ruang publik kawasan Blok M.

“Dalam rangka program 100 hari kerja Gubernur, mari kita jadikan ruang publik yang nyaman dengan aksesibilitas bagi pejalan kaki agar Jakarta menjadi lebih inklusif dan modern,” tandas Nanto.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...