Sabtu, Oktober 17, 2026

Apel di Bantaran Ciliwung, Pramono Lihat Petugas yang Menggigil usai Berjibaku Tangani Banjir

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memimpin apel siaga banjir di bantaran Kali Ciliwung, Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (8/7/2025) pagi.

Dalam kesempatan itu, Pramono melihat banyak petugas pasukan penanganan banjir yang menggigil usai berjibaku menangani luapan banjir Kali Ciliwung.

Dalam sambutannya, Pramono Anung awalnya mengapresiasi kerja keras petugas lapangan dalam menangani banjir di Jakarta Selatan.

Pramono mengatakan garda terdepan dalam penanggulangan bencana adalah petugas pasukan oranye, biru dan hijau.

Baca Juga :  Keluarga Manusia Gerobak Asal Depok Terjaring Operasi PPKS di Jakarta Selatan

“Untuk itu secara khusus saya ingin berterima kasih karena saudara-saudara sekalian adalah orang di garis terdepan untuk menangani persoalan ini,” kata Pramono saat memimpin apel banjir di Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (8/7/2025).

“Saya betul-betul mengharapkan saudara tetap bekerja keras, bekerja dengan hati, bekerja dengan sungguh-sungguh di bidangnya masing-masing untuk menangani banjir ini,” sambungnya.

Pramono mengaku banyak kondisi fisik para petugas yang tampak kelelahan akibat bekerja seharian di tengah cuaca ekstrem.

Baca Juga :  Gubernur Pramono Anung Lantik Uus Kuswanto sebagai Sekda DKI Jakarta

Menurutnya, dedikasi mereka patut diapresiasi dan menjadi contoh bagi warga Jakarta.

“Tadi saya lihat banyak yang masih menggigil karena pasti bekerja seharian, terutama juga pasukan oren, pasukan biru, pasukan ijo, Pasukan Pelangi dan semua yang hadir di tempat ini. Sekali lagi, saya mengucapkan terima kasih,” ujarnya.

Pramono menyebut, kerja tim lintas dinas menjadi kunci penting dalam mengendalikan dampak banjir di Jakarta.

Ia menekankan perlunya kerja keras, ketulusan, dan kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi persoalan banjir yang rutin melanda Jakarta.

Baca Juga :  Pramono Tegaskan Pendaftaran Calon PPSU kini Tanggung Jawab Lurah

Pramono mengatakan, banjir bukan sesuatu yang bisa dilawan sepenuhnya, melainkan tantangan yang harus dikelola dengan pendekatan yang tepat.

“Banjir itu tidak bisa kita lawan, karena ini bagian dari siklus alam. Tapi banjir bisa kita kelola dengan perencanaan yang matang, infrastruktur yang baik, dan yang paling penting, kerja keras dari saudara-saudara semua di lapangan,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

BGN Buka Suara soal Penemuan Mayat di Dapur MBG

Aliansi.co,Jakarta- Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara soal penemuan mayat yang dikaitkan dengan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan BGN menyusul beredarnya informasi...

Mutasi Besar-besaran Polri, Wakabaintelkam-Kakorlantas hingga Kapolda Berganti

Aliansi.co, Jakarta – Polri kembali melakukan mutasi besar-besaran terhadap 199 personel yang terdiri dari perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Sejumlah jabatan strategis mulai...

Polri Gerebek Dua Kampung Narkoba Legendaris Jakarta, 24 Orang Diamankan

Aliansi.co, Jakarta- Polri menggerebek dua kampung legendaris yang terkenal sebagai basis peredaran narkoba di Jakarta, yakni Kampung Ambon, Jakarta Barat, dan Kampung Boncos, Jumat...

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...