Aliansi.co, Jakarta-Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta Dinas Sumber Daya Air (SDA) segera membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Taman Bendera Pusaka].
Permintaan itu disampaikan menyusul kondisi air di kawasan taman yang dinilai masih menimbulkan bau tak sedap.
“IPAL dibangun di sini supaya airnya tidak berbau, menjadi lebih bersih, sekaligus berfungsi sebagai pengendali banjir di area ini,” ujar Pramono saat meninjau progres pembangunan Taman Bendera Pusaka di Jalan Barito I, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (14/2/2026).
Pramono menegaskan, keberadaan IPAL penting agar taman yang disiapkan sebagai ruang terbuka hijau sekaligus kawasan resapan air itu tidak menimbulkan persoalan lingkungan bagi warga sekitar.
Selain untuk mengatasi bau, pembangunan IPAL juga difungsikan sebagai bagian dari sistem pengendalian genangan di wilayah tersebut.
Menurut dia, taman seluas 5,6 hektare itu memang dirancang memiliki fungsi ekologis selain fungsi rekreasi.
Ia mengungkapkan, progres pembangunan taman saat ini telah mencapai 92 persen.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan peresmian dapat dilakukan pada Maret 2026.
“Sekarang progres pembangunan taman telah mencapai 92 persen. Saya mengharapkan pada Maret 2026 taman seluas 5,6 hektare ini dapat diresmikan,” kata dia.
Pramono menjelaskan, Taman Bendera Pusaka akan terintegrasi dengan kawasan sekitar, termasuk dilengkapi jogging track sepanjang 1,2 kilometer.
Sejumlah pekerjaan tahap akhir masih diselesaikan, seperti pembangunan terowongan penghubung dari Taman Langsat ke Taman Leuser yang melintasi Jalan Kiai Maja, serta pembangunan jembatan penghubung antara Taman Ayodya dan Taman Langsat.
Taman tersebut juga dilengkapi berbagai fasilitas olahraga dan rekreasi, mulai dari lapangan padel, playground, hingga lapangan multifungsi untuk bulu tangkis dan basket.
Seluruh fasilitas olahraga itu dapat digunakan masyarakat secara gratis.
Dari sisi keamanan, taman ini akan dipasangi 127 titik kamera pengawas (CCTV) di berbagai sudut area.
Taman Bendera Pusaka direncanakan beroperasi selama 24 jam dengan penataan pencahayaan yang estetik, termasuk pencahayaan pada pepohonan agar tetap menarik pada malam hari.
