Aliansi.co,Jakarta- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendukung Program Sejuta Vaksin HPV yang menyasar Aparatur Sipil Negara (ASN) beserta keluarganya sebagai upaya mencegah kanker serviks.
Pada tahap awal, vaksinasi HPV diikuti 275 peserta.
Pelaksanaan vaksinasi akan dilanjutkan secara bertahap dengan sasaran ASN di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Uus Kuswanto menyampaikan dukungannya terhadap program sejuta vaksin sebagai bentuk komitmen Pemprov DKI dalam meningkatkan perlindungan kesehatan ASN dan keluarganya.
“Vaksin HPV ini bisa dilaksanakan dan diikuti oleh seluruh jajaran ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, termasuk juga keluarganya,” ujar Uus, Selasa (18/8/2026).
Menurut Uus, program vaksinasi tersebut merupakan bagian dari program nasional KORPRI yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan Kementerian Kesehatan.
Karena itu, dia mengapresiasi KORPRI Pusat dan tenaga medis yang telah mendukung pelaksanaan vaksinasi di lingkungan Pemprov DKI.
“Terima kasih kepada seluruh tenaga medis yang sudah ikut menyukseskan pelaksanaan vaksin pada kesempatan baik ini,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Zudan Arif Fakrulloh mengapresiasi dukungan Pemprov DKI Jakarta terhadap Program Sejuta Vaksin HPV.
Menurut dia, program tersebut merupakan salah satu bentuk perhatian KORPRI terhadap kesejahteraan ASN, terutama dalam aspek perlindungan kesehatan.
“Hari ini saya sungguh merasa bahagia bisa bersama-sama Pak Sekda, Bu Kepala BKD, dan rekan-rekan semuanya untuk bersama-sama kita melaksanakan vaksin pencegahan kanker serviks,” ujar Zudan.
Zudan menjelaskan, Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak.
Program tersebut akan terus diperluas agar manfaatnya dapat dirasakan ASN dan keluarga di berbagai daerah.
Dia berharap target satu juta ASN beserta keluarganya dapat tercapai melalui pelaksanaan vaksinasi secara bertahap di seluruh Indonesia.
“Program dari KORPRI merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan. Ini akan terus kami lanjutkan ke seluruh Indonesia sehingga tercapai target satu juta ASN beserta seluruh keluarganya,” pungkasnya.
