Rabu, Agustus 19, 2026

Prabowo Tawarkan Indonesia Jadi Mediator Redakan Eskalasi di Timur Tengah

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Presiden Prabowo Subianto menawarkan peran Indonesia sebagai mediator untuk membantu meredakan eskalasi konflik yang terus berkembang di kawasan Timur Tengah.

Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama sejumlah tokoh nasional di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/3/2026) malam.

Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan, Presiden kembali menegaskan kesiapan Indonesia untuk mengambil peran aktif dalam mendorong upaya perdamaian di kawasan tersebut.

“Yang pasti kami menyampaikan lagi keinginan dari Bapak Presiden untuk menjadi mediator dalam upaya mendinginkan dan menurunkan eskalasi di wilayah tersebut. Dan ini merupakan pandangan-pandangan yang juga beliau terima,” kata Sugiono dalam keterangannya, dikutip Rabu (4/3/2026).

Baca Juga :  Catat, Menteri hingga Walikota Dilarang Bukber di Ramadhan 1444 H

Menurut Sugiono, dalam pertemuan itu Presiden juga memaparkan perkembangan situasi global dan domestik terkini, termasuk dinamika terakhir di Timur Tengah yang dinilai semakin memanas.

Seiring meningkatnya ketegangan, pemerintah Indonesia juga telah menyiapkan langkah antisipatif untuk melindungi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah terdampak.

Sugiono mengungkapkan telah memerintahkan Duta Besar RI di Teheran untuk menyiapkan langkah-langkah evakuasi bagi WNI yang bersedia dipulangkan.

“Perlu diketahui dari semua WNI yang ada di wilayah-wilayah terdampak tidak semuanya kemudian menyampaikan keinginan untuk dievakuasi. Tapi tadi disampaikan ada beberapa yang bersedia untuk dievakuasi dari wilayah Iran dan saya perintahkan untuk melaksanakan evakuasi bertahap tersebut,” ujarnya.

Baca Juga :  Momen Presiden Prabowo Mengenakan Setelan Khas Penuhi Undangan Perayaan Hari Bastille Paris

Ia menambahkan, situasi ke depan masih sangat dinamis sehingga pemerintah akan terus memantau perkembangan secara saksama.

“Tadi juga disampaikan oleh Bapak Presiden bahwa apapun yang akan terjadi, kita harus siap untuk menghadapi segala kemungkinan,” lanjut Sugiono.

Dalam kesempatan tersebut, Sugiono juga menjelaskan komunikasi yang telah dilakukannya dengan Menteri Luar Negeri Iran.

Dalam pembicaraan itu, Iran menyampaikan posisinya, sementara Indonesia menegaskan sikap konsistennya untuk mendorong penyelesaian damai.

Baca Juga :  Prajogo, Anthony Salim hingga Aguan Temui Prabowo di Hambalang, Ada Apa?

“Tentu saja kami menyampaikan juga sikap Indonesia bahwa kita menyesalkan perundingan yang terjadi kemudian gagal yang berakibat pada terjadinya eskalasi,” kata dia.

Ia menegaskan, Indonesia tetap berpegang pada prinsip penghormatan terhadap integritas dan kedaulatan wilayah setiap negara serta mendorong semua pihak untuk kembali ke meja perundingan.

“Kemudian juga menekankan lagi prinsip-prinsip penghormatan kita terhadap integritas wilayah, terhadap kedaulatan wilayah satu negara. Kemudian kita juga menekankan kembali pentingnya untuk kembali ke meja perundingan,” ucap Sugiono.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...