Sabtu, Oktober 3, 2026

Pintu Pagar Kantor Wali Kota Jaksel Dirusak Massa Demo, Akhirnya Minta Bertemu Pejabat

WIB

Aliansi.co,Jakarta-Aksi unjuk rasa puluhan orang yang mengatasnamakan HMI MPO di depan Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2026), diwarnai perusakan pintu pagar kantor.

Setelah menyampaikan tuntutan melalui orasi, massa akhirnya meminta untuk bertemu dengan pejabat Pemerintah Kota Jakarta Selatan.

Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jakarta Selatan Dirhamul Nugraha membenarkan adanya perusakan pintu pagar yang dilakukan oleh pengunjuk rasa saat aksi berlangsung.

“Iya mereka (pengunjuk rasa) merusak pagar,” kata Dirhamul saat memantau jalannya aksi di lokasi, Jumat.

Baca Juga :  Cerita Rano Karno Nahan Pusing Buntut Pernyataan Keliru Dinas Bina Marga

Dirhamul memantau langsung jalannya demonstrasi meski diguyur hujan.

Ia didampingi Kepala Bagian Hukum Pemerintah Kota Jakarta Selatan Dedy Rohedi serta puluhan aparat kepolisian yang berjaga di area kantor wali kota.

Sejumlah polisi terlihat bersiaga di dalam area pagar yang jebol, sementara sebagian lainnya membentuk barikade di depan gerbang untuk mengantisipasi situasi agar tetap kondusif.

Baca Juga :  Kisah Mendiang Gembong PDI-P, Sosok Teladan Bagi Sahabatnya Sesama Politisi

Meski hujan turun cukup deras, para petugas tetap berdiri berjajar menjaga lokasi.

Di sisi lain, massa aksi terus menyampaikan orasi dari luar pagar menggunakan pengeras suara.

Dalam orasinya, mereka menuding masih ada sejumlah tempat hiburan malam di wilayah Jakarta Selatan yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan 1447 Hijriah.

Namun, menurut Dirhamul, massa tidak menyebutkan secara jelas lokasi tempat hiburan yang dimaksud.

Padahal, pemerintah kota siap menindak jika ada laporan yang disertai data.

Baca Juga :  Tak Hanya AKBP Bintoro, 3 Personil Satreskrim Polres Jaksel Tersandung Dugaan Pemerasan Tersangka Kasus Pembunuhan

“Kita tanya di mana tempat hiburan yang buka biar kita tindak, tapi mereka tidak mau menyebutkan,” ujar dia.

Setelah beberapa waktu menyampaikan orasi, massa akhirnya membubarkan diri dari lokasi.

Dirhamul mengatakan, para pengunjuk rasa meminta agar dapat bertemu dengan pimpinan Pemerintah Kota Jakarta Selatan untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.

“Ya, mereka meminta bertemu pimpinan Senin besok,” kata Dirhamul.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...