Sabtu, Agustus 22, 2026

Pejabat Jaksel Diingatkan Soal Keterbukaan Informasi: Jangan Sampai Jadi Bulan-bulanan di Medsos

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan diingatkan untuk semakin terbuka dalam memberikan informasi kepada masyarakat.

Pasalnya, minimnya keterbukaan informasi dapat memicu sorotan hingga kritik dari publik, terutama melalui media sosial (Medsos).

Hal tersebut disampaikan Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Kota Administrasi Jakarta Selatan Tomy Fudihartono, saat membuka kegiatan Pembinaan dan Pendampingan Tindak Lanjut Hasil e-Monitoring dan Evaluasi (e-Monev) Keterbukaan Informasi Publik di Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan.

Kegiatan yang digelar Komisi Informasi Publik DKI Jakarta itu diikuti puluhan pejabat kelurahan, Puskesmas, serta jajaran Suku Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Jakarta Selatan.

Baca Juga :  Anak Istri Hobi Flexing di Medsos, Kadishub DKI Laporkan Anak Buahnya ke Inspektorat

Tomy mengatakan, pembinaan tersebut merupakan tindak lanjut pelaksanaan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Menurutnya, keterbukaan informasi kini menjadi tuntutan yang harus dipenuhi setiap badan publik.

“Keterbukaan informasi publik bukan lagi hal yang tabu, melainkan sebuah tuntutan. Jika kita tidak mengikuti perkembangan tersebut, kita akan menjadi sorotan atau bulan-bulanan, khususnya di media sosial,” ujar Tomy, Selasa (7/6/2026).

Ia menilai keterbukaan informasi menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah.

Karena itu, aparatur diminta terus meningkatkan kualitas layanan informasi kepada publik.

Dalam kesempatan itu, Tomy juga mengapresiasi enam kelurahan dan dua puskesmas di Jakarta Selatan yang berhasil memenuhi standar Komisi Informasi Publik DKI Jakarta hingga meraih predikat menuju informatif dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Baca Juga :  Pimpin Upacara HUT RI, Wakil Wali Kota Jaksel Ingatkan Netralitas ASN di Pemilu 2024

Adapun enam kelurahan tersebut yakni Kelurahan Setiabudi, Selong, Menteng Atas, Pasar Manggis, Rawa Barat, dan Duren Tiga.

Sementara dua puskesmas yang menerima penghargaan adalah Puskesmas Jagakarsa dan Puskesmas Pancoran.

Tomy berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi unit pelayanan publik lainnya di Jakarta Selatan untuk terus meningkatkan transparansi dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Harapan kami ke depannya, melalui pembinaan dan pendampingan hari ini, pelayanan di enam kelurahan dan dua puskesmas ini dapat menjadi lebih baik lagi, serta unsur pelayanan publik lainnya di Jakarta Selatan dapat meraih hal serupa,” katanya.

Baca Juga :  Dinas PPKUKM dan Pemkot Jaksel Komitmen Ramaikan Pengunjung Teras LA

Sementara itu, Komisioner Bidang Edukasi, Sosialisasi, dan Advokasi (ESA) Komisi Informasi DKI Jakarta, Ferid Nugroho mengatakan, pembinaan tersebut bertujuan memperkuat kapasitas aparatur pemerintah sebagai pelayan publik.

Menurut Ferid, kelurahan dan puskesmas merupakan garda terdepan pelayanan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat, sehingga keterbukaan informasi menjadi aspek penting dalam membangun pelayanan yang transparan dan akuntabel.

“Selama ini, kelurahan dan puskesmas merupakan ujung tombak pelayanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” kata Ferid.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Viral Pria Gesek-gesek Kolong Mobil di GBK, Dugaan Polisi Debt Collector

Aliansi.co,jakarta- Aksi dua pria yang diduga menggesek nomor rangka kendaraan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, viral di media sosial. Aksi keduanya terekam...

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...