Sabtu, Juli 11, 2026

Heboh Temuan 16 Siswa SMP di Jaktim Terpapar HIV, Diduga Gegara Ikut Balapan Motor

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Heboh temuan 16 siswa di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Jakarta Timur yang terdeteksi mengidap HIV.

DPRD DKI Jakarta menyebut temuan ini sebagai alarm bagi seluruh pihak karena para siswa yang terpapar sebagian besar masih berusia di bawah 17 tahun.

Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta Justin Adrian Untayana mengungkapkan, berdasarkan penelusuran yang dilakukannya, para pelajar tersebut diduga terjerumus ke dalam pergaulan berisiko setelah bergabung dengan geng balap motor dan lingkungan pertemanan yang negatif.

“Mereka masih di bawah 17 tahun. Ini harus menjadi perhatian serius,” kata Justin dalam keterangannya melalui kanal resmi DPRD DKI Jakarta, dikutip Jumat (10/6/2026).

Baca Juga :  Terbukti Tempat Pesta LGBT, Pemkot Jaksel Rekomendasikan Cabut Izin Bunker Bar

Ia menjelaskan, keterlibatan dalam komunitas balap motor liar menjadi pintu masuk para remaja mengenal lingkungan pergaulan yang kemudian berkembang ke perilaku berisiko.

“Waktu saya gali kenapa, ya mereka ikutan geng balap-balapan motor, modifikasi motor, saling berhubungan, bertukar pacar, dan lain sebagainya sampai bisa terjangkit HIV,” ujarnya.

Menurut Justin, temuan di satu sekolah tersebut merupakan fenomena “gunung es” yang menandakan persoalan sosial remaja kemungkinan jauh lebih besar daripada yang terlihat di permukaan.

Baca Juga :  Heru Budi Cek Sembako Paketan Rp 100 Ribu Jualan Dinas KPKP DKI

Karena itu, ia meminta pemerintah, sekolah, dan keluarga menjadikan kasus tersebut sebagai momentum untuk memperkuat pengawasan terhadap anak.

“Temuan di satu sekolah saja sudah cukup menjadi alarm bagi pemerintah, sekolah, dan keluarga untuk memperkuat pengawasan terhadap anak,” tuturnya.

Justin menilai penanganan persoalan itu tidak cukup hanya melalui pendidikan di sekolah.

Ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi pergaulan anak agar tidak terjerumus ke lingkungan yang berisiko.

Menurutnya, program pemerintah tidak akan berjalan maksimal apabila keluarga tidak menjalankan fungsi pembinaan.

Baca Juga :  Pj Gubernur Teguh Apresiasi Dinas Kebudayaan Bikin Museum Wayang Berwajah Baru

Bahkan, ia mengusulkan agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengevaluasi penerima bantuan sosial yang terbukti mengabaikan tanggung jawab dalam mendidik dan mengawasi anak.

“Lagi-lagi orang tua harus terlibat. Orang tua yang abai untuk memastikan anaknya jadi warga DKI Jakarta yang baik, saya kira mereka tidak pantas untuk keluarganya menerima bantuan sosial dalam bentuk apa pun,” kata dia.

“Jadi, ini harus didorong kepada Bapak Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung,” tegas Justin,” sambungnya. Adr

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Tiga Polisi Gugur Diserang Gembong Narkoba, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta

Aliansi.co, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat menjalankan...

Bang Jago di Jagakarsa Positif Narkoba, Dalih Pukul Orang karena Dengar “Bisikan”

Aliansi.co,Jakarta – Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pemukulan yang dilakukan FRS (37), pengendara Kawasaki Ninja RR yang videonya viral setelah menampar seorang pemotor...

“Video Call Bokap Lu”, Bang Jago Pengendara Ninja Ditangkap Polisi

Aliansi.co,Jakarta- Pengendara Kawasaki Ninja RR yang viral karena melakukan aksi pemukulan terhadap pengendara motor lain di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya...

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...