Kamis, Agustus 20, 2026

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis.

Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang massa, sementara dua personel lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang dalam proses pencarian.

Korban yang meninggal dunia diketahui bernama Aipda Yudhie Perdana Putra.

Adapun dua anggota yang belum ditemukan yakni Aiptu Sumaryanto dan Bripda Nopandri Ramadhana.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengatakan, operasi tersebut digelar menyusul adanya laporan masyarakat mengenai dugaan aktivitas peredaran sabu di Desa Tumbang Kalemei.

“Hasil penyelidikan mengarah kepada seorang target operasi berinisial BIO yang diketahui merupakan residivis kasus narkotika,” kata Eko dalam keterangannya, dikutip Jumat (3/7/2026).

Baca Juga :  KPK Terima 373 Laporan Gratifikasi Hari Raya Idul Fitri 2023

Menurut Eko, sebanyak 12 personel diterjunkan dalam operasi yang berlangsung sejak Rabu (1/7/2026) malam hingga Kamis (2/7/2026) dini hari.

Tim kemudian dibagi menjadi dua kelompok, yakni tim yang melakukan penindakan terhadap target dan tim pendukung yang bersiaga di lokasi lain.

“Sebanyak 12 personel diterjunkan dalam operasi tersebut. Setibanya di lokasi, tim dibagi menjadi dua kelompok. Tim pertama melakukan penindakan di rumah target, sedangkan tim kedua bersiaga di lokasi lain sebagai unsur pendukung,” ujarnya.

Saat proses penangkapan berlangsung, petugas berhasil mengamankan target operasi.

Baca Juga :  Bareskrim Tangkap 2 WN Cina Kasus Penipuan Berkedok Fake BTS

Namun situasi mendadak memanas ketika sejumlah orang yang berada di dalam rumah bersama warga sekitar melakukan perlawanan.

Menurut Eko, massa menyerang aparat menggunakan senjata tajam berupa parang.

Jumlah penyerang kemudian terus bertambah hingga turut menggunakan senjata api rakitan untuk menyerang petugas.

“Massa kemudian bertambah dan melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam serta senjata api rakitan,” katanya.

Menghadapi situasi yang semakin tidak terkendali, personel kepolisian berupaya menyelamatkan diri sambil meminta bantuan tambahan pasukan.

Sejumlah anggota bahkan terpaksa berenang menyeberangi sungai dan berlindung di kawasan hutan untuk menghindari amukan massa.

Baca Juga :  Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Dalam insiden tersebut, Aipda Yudhie Perdana Putra ditemukan meninggal dunia akibat luka senjata tajam.

Sementara itu, Aiptu Sumaryanto dan Bripda Nopandri Ramadhana hingga kini masih dalam pencarian.

Bareskrim Polri memastikan akan memberikan dukungan penuh kepada Polda Kalimantan Tengah dan Polres Katingan untuk menangani insiden tersebut, termasuk pencarian dua personel yang hilang dan penindakan terhadap para pelaku penyerangan.

“Kami akan melakukan backup penuh terhadap jajaran di lapangan, baik dalam proses pencarian anggota yang masih belum ditemukan, pengamanan wilayah, maupun pengungkapan tuntas jaringan narkotika dan pelaku penyerangan terhadap anggota Polri,” tegas Eko.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...