Minggu, Oktober 4, 2026

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis.

Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang massa, sementara dua personel lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang dalam proses pencarian.

Korban yang meninggal dunia diketahui bernama Aipda Yudhie Perdana Putra.

Adapun dua anggota yang belum ditemukan yakni Aiptu Sumaryanto dan Bripda Nopandri Ramadhana.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengatakan, operasi tersebut digelar menyusul adanya laporan masyarakat mengenai dugaan aktivitas peredaran sabu di Desa Tumbang Kalemei.

“Hasil penyelidikan mengarah kepada seorang target operasi berinisial BIO yang diketahui merupakan residivis kasus narkotika,” kata Eko dalam keterangannya, dikutip Jumat (3/7/2026).

Baca Juga :  Terungkap, Begini Modus Akal-akalan Oknum ASN Kemenperin Bikin IMEI Ilegal

Menurut Eko, sebanyak 12 personel diterjunkan dalam operasi yang berlangsung sejak Rabu (1/7/2026) malam hingga Kamis (2/7/2026) dini hari.

Tim kemudian dibagi menjadi dua kelompok, yakni tim yang melakukan penindakan terhadap target dan tim pendukung yang bersiaga di lokasi lain.

“Sebanyak 12 personel diterjunkan dalam operasi tersebut. Setibanya di lokasi, tim dibagi menjadi dua kelompok. Tim pertama melakukan penindakan di rumah target, sedangkan tim kedua bersiaga di lokasi lain sebagai unsur pendukung,” ujarnya.

Saat proses penangkapan berlangsung, petugas berhasil mengamankan target operasi.

Baca Juga :  Satgassus Polri Ungkap Sejumlah Temuan Menyimpang Proyek Kementan di Taput

Namun situasi mendadak memanas ketika sejumlah orang yang berada di dalam rumah bersama warga sekitar melakukan perlawanan.

Menurut Eko, massa menyerang aparat menggunakan senjata tajam berupa parang.

Jumlah penyerang kemudian terus bertambah hingga turut menggunakan senjata api rakitan untuk menyerang petugas.

“Massa kemudian bertambah dan melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam serta senjata api rakitan,” katanya.

Menghadapi situasi yang semakin tidak terkendali, personel kepolisian berupaya menyelamatkan diri sambil meminta bantuan tambahan pasukan.

Sejumlah anggota bahkan terpaksa berenang menyeberangi sungai dan berlindung di kawasan hutan untuk menghindari amukan massa.

Baca Juga :  Noverizky Minta Rea Wiradinata Penuhi Panggilan Polres Jaksel di Kasus Dugaan Penggelapan

Dalam insiden tersebut, Aipda Yudhie Perdana Putra ditemukan meninggal dunia akibat luka senjata tajam.

Sementara itu, Aiptu Sumaryanto dan Bripda Nopandri Ramadhana hingga kini masih dalam pencarian.

Bareskrim Polri memastikan akan memberikan dukungan penuh kepada Polda Kalimantan Tengah dan Polres Katingan untuk menangani insiden tersebut, termasuk pencarian dua personel yang hilang dan penindakan terhadap para pelaku penyerangan.

“Kami akan melakukan backup penuh terhadap jajaran di lapangan, baik dalam proses pencarian anggota yang masih belum ditemukan, pengamanan wilayah, maupun pengungkapan tuntas jaringan narkotika dan pelaku penyerangan terhadap anggota Polri,” tegas Eko.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...