Aliansi.co,Jakarta- Pengendara Kawasaki Ninja RR yang viral karena melakukan aksi pemukulan terhadap pengendara motor lain di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya berhasil ditangkap polisi.
Pelaku yang sempat terekam menantang korban dengan ucapan “video call bokap lu” itu kini menjalani pemeriksaan di Polsek Jagakarsa.
Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi membenarkan penangkapan tersebut.
Menurutnya, pelaku berinisial FRS (37) diamankan di kediamannya di kawasan Cipedak, Jakarta Selatan pada Minggu malam (5/6/2026).
“Sudah (ditangkap),” kata Nurma Dewi saat dikonfirmasi wartawan, dikutip Senin (6/7/2026).
Nurma menjelaskan, FRS langsung dibawa ke Polsek Jagakarsa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi juga masih mendalami alasan pelaku melakukan aksi kekerasan terhadap korban yang tidak dikenalnya.
“Pelaku inisial FRS, usia 37 tahun,” ujar Nurma.
Hingga kini, penyidik masih menggali motif di balik aksi pemukulan tersebut.
Dalam foto yang diterima wartawan, FRS terlihat berada di ruang Unit Reserse Kriminal Polsek Jagakarsa untuk menjalani pemeriksaan.
Dalam kondisi tangan terikat menggunakan kabel ties, ia duduk di lantai sambil menunggu proses pemeriksaan.
Kasus ini mencuat setelah sebuah video yang memperlihatkan aksi pelaku beredar luas di berbagai platform media sosial.
Rekaman itu menunjukkan seorang pengendara Kawasaki Ninja RR berwarna hijau mengejar korban di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa.
Sambil menggeber motornya, pelaku mendekati korban yang sedang berkendara.
Korban kemudian merekam peristiwa tersebut sembari mempertanyakan alasan dirinya dihentikan.
“Sumpah gua ditampol sama orang. Lu ngapa, Bang?” ujar korban.
Alih-alih memberikan penjelasan, pelaku justru melontarkan kalimat bernada provokatif.
“Video call bokap lu,” jawab pelaku.
Korban kembali bertanya mengenai alasan dirinya dipukul.
“Kenapa? Ya kenapa mukul? Masalahnya apa?” tanya korban.
Pelaku kemudian mengakui telah menampar korban dan kembali melakukan pemukulan ke arah kepala korban.
“Lu emang gua tampol? Emang kenapa kalau gua tampol?” ucap pelaku sambil beberapa kali memukul kepala korban.
Meski mendapat perlakuan tersebut, korban tetap berusaha mencari tahu penyebab insiden itu.
“Ya masalahnya apa, Bang?” tanyanya lagi.
Pelaku kemudian menantang korban untuk membuka helm.
“Buka dulu helm lo, lu nggak kenal sama gua?” ujar pelaku.
Korban memilih menghindari konfrontasi dan meninggalkan lokasi karena hendak bekerja.
“Gua mau kerja, Bang,” jawab korban sebelum melanjutkan perjalanannya.
