Aliansi.co, Jakarta-Taman di trotoar Jalan Gunawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, yang viral setelah sebagian areanya ditutup beton, diminta untuk kembali dirapikan oleh pihak restoran yang menempati lahan tersebut.
Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan Rifki Rismal mengatakan, pihaknya telah bertemu dengan pengelola restoran untuk membahas kondisi trotoar yang diprotes warga lewat media sosial.
“Kepala Seksi saya sudah bertemu dengan mereka,” kata Rifki saat dihubungi, Selasa (25/8/2026).
Rifki menjelaskan, pihak restoran telah diminta pihaknya untuk mengembalikan dan merapikan kondisi trotoar sesuai izin yang telah diterbitkan.
“Yang pasti saat ini mereka kembali merapikan trotoar sesuai izin yang sudah dikeluarkan dan merapikannya,” ujar Rifki.
Menurut Rifki, kondisi taman trotoar tersebut sebelumnya menjadi perhatian setelah beredar di media sosial lantaran sebagian area pejalan kaki tampak dicor beton dan diduga dimanfaatkan untuk akses kendaraan.
Dalam pengecekan, pihak Bina Marga juga menyoroti keberadaan bollard yang tidak lagi berada di lokasi.
Bollard merupakan tiang pendek dan kokoh yang berfungsi untuk membatasi atau mencegah kendaraan bermotor memasuki area pejalan kaki.
Namun, kata Rifki, pihak restoran mengaku tidak mengetahui mengenai hilangnya bollard tersebut.
Pengelola menyebut bollard sudah tidak ada ketika mereka mulai menempati lahan tersebut.
“Soal bollard yang hilang mereka juga tidak mengetahui karena saat mereka menempati lahan tersebut pun bollard itu sudah tidak ada,” kata Rifki.
Rifki menambahkan, lahan yang kini ditempati restoran tersebut sebelumnya digunakan sebagai salon.
Pergantian pemanfaatan lahan itu kemudian menjadi bagian dari penelusuran pihaknya terkait kondisi trotoar di lokasi.
“Sebelumnya infonya lahan tersebut sebagai salon,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, taman di Jalan Gunawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, viral di media sosial setelah diduga dicor dan dimanfaatkan sebagai area parkir mobil.
Kondisi tersebut langsung mendapat perhatian dari Staf Khusus (Stafsus) Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Viralnya taman jadi lahan parkir bermula dari unggahan seorang warga di Threads yang menyoroti perubahan area di depan sebuah kedai kopi di Jalan Gunawarman.
Dalam unggahannya, akun @Calvinbudianto mempertanyakan luas lahan parkir di lokasi tersebut yang dinilainya tidak wajar.
“Kemarin ketemu yang janggal di depan coffe shop Gunawarman, kok rasanya lahan parkir mereka lebih luas,” tulis Calvinbudianto, dikutip Senin (24/8/2026).
