Sabtu, Oktober 3, 2026

Disdik DKI Diminta Transparan soal Proyek Pembangunan Sekolah yang Ditemukan KPK Bermasalah

WIB

Aliansi.co, Jakarta- DPRD DKI Jakarta mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, melalui Dinas Pendidikan (Disdik), untuk segera menindaklanjuti temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penyimpangan dalam proyek pembangunan sekolah di Ibu Kota.

Berdasarkan hasil pemeriksaan KPK, ditemukan adanya deviasi atau penyimpangan dari standar teknis proyek pembangunan sekolah hingga mencapai sekitar minus 31 persen.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian, dalam rapat konsultasi pembahasan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah serta Rancangan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun Anggaran 2025.

Rapat tersebut berlangsung di Gedung DPRD DKI Jakarta pada Rabu (9/7/2025).

Baca Juga :  Wuih, Pemprov DKI Jakarta Punya Satgas Penangkal Gempa Bumi

“Kami sangat menyayangkan adanya temuan deviasi sebesar 31 persen pada proyek pembangunan sekolah. Ini menunjukkan adanya potensi masalah dalam perencanaan, pengawasan, maupun pelaksanaan proyek. Kami minta Dinas Pendidikan segera melakukan evaluasi menyeluruh dan memberikan klarifikasi kepada publik,” ujar Justin dikutip, Kamis (10/7/2025).

Menurut Justin, penyimpangan ini tidak hanya merugikan keuangan daerah, tetapi juga berpotensi berdampak pada kualitas pendidikan di Jakarta.

Ia menegaskan, infrastruktur sekolah yang tidak sesuai standar bisa membahayakan keselamatan siswa dan menghambat proses belajar-mengajar.

Karena itu, dirinya meminta agar Disdik DKI bersikap transparan terhadap hasil evaluasi tersebut dan menjatuhkan sanksi tegas jika ditemukan adanya unsur kelalaian atau penyimpangan yang disengaja dalam pelaksanaan proyek.

Baca Juga :  Soal Tempat Hiburan di Senopati Disegel Bareskrim, Heru Budi: Secara Otomatis Izin Dicabut

“Kalau memang ada pelanggaran atau potensi tindak pidana, kita harap Pemprov tidak ragu untuk melaporkannya ke aparat penegak hukum. Ini penting untuk menjaga kepercayaan publik dan memastikan anggaran pendidikan digunakan sebagaimana mestinya,” kata Justin.

Sebelumnya, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap temuan serius terkait pembangunan enam paket sekolah di DKI Jakarta.

Laporan Temuan (LHP) BPK bersama catatan lapangan KPK menyebutkan, progres pembangunan enam paket proyek fisik sekolah tersebut mengalami deviasi sebesar minus 31 % dari target kontrak.

Baca Juga :  Bupati Kepulauan Seribu Wafat, Ini Lokasi Rumah Duka

Pembangunan sekolah bermasalahan ini ditemukan KPK melalui Satgas II Korsup Wilayah II, saat melakukan inspeksi pada 22 Mei 2025 lalu. 

Enam paket proyek yang dilakukan inspeksi di antaranya, TK Negeri, SDN 01 & 02 Cikini, USB SMA Cikini, dan SDN Duri Pulo. 

Total anggaran enam paket proyek ini sebesar Rp262 miliar. 

Target pembangunan sekolah dijadwalkan selesai per 31 Desember 2024. 

Namun, meski telah tujuh kali adendum memperpanjang deadline hingga 22 Juni 2025 , pembangunan sekolah tak kunjung rampung. 

“Deviasi progres fisik mencapai minus 31 % dari rencana. Ini berdampak langsung terhadap pelayanan pendidikan,” tulis LHP BPK.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...