Jumat, April 17, 2026

Jalan Panjang Bontor OL Tobing menjadi Pengacara Kondang: Sabar Menjalani Proses

WIB

Aliansi.co, Jakarta– Ketua Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) sekaligus Wakil Ketua Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI), Bontor OL Tobing SE, SH, MH sudah merasakan manis dan asam dalam menjalani profesi menjadi seorang advokat.

Pria berdarah batak itu menceritakan kisahnya ketika pertama kali menjadi advokat.

Bonti-panggilan akrab Bontor Tobing, mengaku mengawali karirnya menjadi advokat setelah lulus dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) dan Pendidikan Khusus Profesi Advokat pada tahun 2005.

Sebagai seorang advokat muda, dirinya kemudian bergabung dengan para senior di sejumlah kantor pengacara pada awal karirnya.

Baca Juga :  Diperiksa Sebagai Tersangka, Puluhan Advokat Kawal Kamaruddin Simanjuntak ke Bareskrim

Kesempatan ini dimanfaatkan Bontor untuk belajar bagaimana cara menangani kasus, membuat kontrak kerja hingga mendampingi klien selama proses persidangan.

Tidak seperti sekarang, Bontor mengaku masih ingat betul bagaimana dirinya pertama kali bersidang.

Ketika itu, dirinya hanya ditemani sepeda motor ‘bebek’ kesayangannya, Honda Supra.

Sepeda motor berkelir hitam itu katanya menemaninya meniti karir-berkeliling ibu kota.

“Dulu pertama kali saya menjadi advokat itu nggak seenak sekarang,” ungkap Bontor ditemui di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Senin (20/3/2023).

“Pertama kali itu saya naik motor supra, dari kantor ke rumah klien, begitu juga ke pengadilan-pengadilan,” kenangnya.

Baca Juga :  Tiga Hakimnya Diadukan ke Badan Pengawas MA, Begini Tanggapan PN Jaksel

Namun, berkat kerja keras dan jasa para pengacara senior yang membimbingnya, karirnya kian moncer.

Apalagi setelah dirinya menyelesaikan Pendidikan Asosiasi Kurator & Pengurus Indonesia tahun 2009 dan Pelatihan Pajak Terapan Brevet A & B tahun 2016.

“Kalau kita lihat Bang Otto Hasibuan, Bang Hotman Paris dan banyak senior lainnya itu semuanya sekarang sukses, tapi di balik itu ada kerja keras yang mereka tekuni sejak awal menjadi advokat,” ungkap Bontor.

“Jadi sebenarnya tidak mudah menjadi advokat dan itu sebenarnya yang harus diluruskan,” imbuhnya.

Baca Juga :  DPO Sejak 2014, Fredy Gembong Narkoba Paling Dicari Bareskrim Diduga Oplas

Dibalik penampilan glamor seorang pengacara, Bontor mengingatkan kepada para advokat muda untuk mengedepankan kompetensi dan etika apabila ingin menjadi seorang advokat.

Oleh karena itu, setelah dirinya menyelesaikan S2 Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan tahun 2022, dirinya terus melanjutkan pendidikan.

Kini Bontor tercatat menjadi Kandidat Doktor Hukum S3 Universitas Pelita Harapan.

“Dalam profesi advokat, kompetensi dalam hal yang utama. Selanjutnya adalah manner (tata krama), seorang advokat harus bisa menjaga etikanya dan kode etik sebagai penengak hukum,” jelasnya.

 

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Ketua Ombudsman Jadi Tersangka Korupsi Tambang Nikel, Bermula dari Keberatan Bayar PNBP 

Aliansi.co,Jakarta- Tim penyidik Kejaksaan Agung menetapkan Ketua Ombudsman RI Hery Susanto (HS) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola usaha pertambangan nikel di...

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...