Senin, April 20, 2026

Temui Heru Budi di Balai Kota DKI, Bima Arya Singgung Ahok dan Anies hingga Koordinasi Masalah Banjir

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Wali Kota Bogor Bima Arya menemui Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono di Balai Kota DKI, Gambir, Kamis (4/5/2023).

Bima datang menggunakan mobil Toyota Alphard berwarna hitam dengan nomor plat F 1170 PN.

Bima yang mengenakan batik berwarna hitam dengan corak cokelat langsung menuju ke pendopo Balai Kota DKI Jakarta.

Saat dicegat wartawan, Bima mengungkap tujuan kedatangannya menemui Heru Budi Hartono.

“Ada 2 hal (tujuan bertemu Heru Budi). Pertama koordinasi menjelang masa akhir jabatan saya dengan Pak Gubernur, karena dengan Pak Ahok dulu koordinasi, lalu dengan Mas Anies (Baswedan) juga kita sering koordinasi,” kata Bima Arya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Dorong Baznas BAZIS DKI Perbanyak Bedah Rumah Warga Tak Mampu

“Dengan Pak Penjabat Gubernur ini Pak Heru Budi ada beberapa hal yang saya kira ingin kita maksimalkan gitu. Nanti setelah ini saya kira bisa saya sampaikan,” sambungnya.

Usai melakukan pertemuan dengan Heru Budi, Bima Arya kembali mengungkapkan hasil rapat dengan orang nomor satu di DKI Jakarta itu.

Pembahasan yang krusial dalam rapat, kata dia, yakni terkait masalah banjir dan macet.

Baca Juga :  Heru Budi Ancam Mutasi ASN DKI ke IKN Bila Bekerja Tidak Baik

Penanganan banjir di Jakarta, kata Bima, dilakukan dari Bogor sebagai daerah hulu.

Sehingga pihaknya berencana membangun sumur resapan dan waduk untuk menahan debit air yang mengalir ke Jakarta

“Supaya air ditahan, dibangun di Bogor, diserap di Bogor. Maka air akan berkurang ke Jakarta. Begitu logika sederhananya,” kata dia.

Kata Bima kerja sama dalam penanganan banjir di hulu, sejak lama sudah dilakukan Pemprov DKI dengan Pemkot Bogor.

Baca Juga :  Bukan Lompat Bunuh Diri, Polisi Ungkap Penyebab Siswi SD Pesanggrahan yang Jatuh dari Lantai 4 Gedung Sekolah

Kerja sama sempat berhenti karena pandemi COVID-19.

“Dulu Pak Sekda Marullah yang datang sendiri ke Bogor karena kerja sama yang berhenti. Beliau minta maaf, tapi itu sudah lama. Jadi saya ke sini untuk koordinasi itu lagi,” ucapnya

Selain itu, Bima menyampaikan kepada Heru soal kemacetan di Bogor karena adanya pengerjaan jalan yang menutup Jembatan Otista.

Dia berharap agar warga Jakarta yang hendak ke Bogor dapat menyesuaikan perjalanan karena adanya penutupan jalan tersebut.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...

Dana Umat Rp28 Miliar Diduga Digelapkan, BNI Janji Kembalikan Bertahap

Aliansi.co, Jakarta- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memastikan akan mengembalikan dana umat senilai sekitar Rp28 miliar yang diduga digelapkan dalam kasus...

Ombudsman Angkat Bicara, Singgung Asas Praduga Tak Bersalah terhadap Kasus Hery Susanto

Aliansi.co,Jakarta- Ombudsman RI angkat bicara menyikapi kasus hukum yang menjerat Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto Ombudsman menyinggung pentingnya asas praduga tak bersalah dan tetap berkomitmen...

Ketua Ombudsman Jadi Tersangka Korupsi Tambang Nikel, Bermula dari Keberatan Bayar PNBP 

Aliansi.co,Jakarta- Tim penyidik Kejaksaan Agung menetapkan Ketua Ombudsman RI Hery Susanto (HS) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola usaha pertambangan nikel di...

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...