Sabtu, Oktober 3, 2026

Kemenag Polisikan Peretasan Runing Text di Asrama Haji dengan Tulisan “Plt Wali Kota Bekasi Bobrok”

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Kementerian Agama (Kemenag) angkat bicara terkait kemunculan running text bertuliskan ‘Plt Wali Kota Bekasi Bobrok!!!’ di Light Emitting Diode (KED) Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi.

Peretasan runing text tersebut viral di media sosial.

Staf Khusus Menteri Agama Wibowo Prasetyo mengaku telah melaporkan dugaan peretasan itu ke Polisi.

“Setelah kita selidiki, kita periksa, kejadian serupa juga terjadi di RSUD Bantar Gebang. Artinya apa, ini merupakan ulah-ulah orang iseng atau memang ingin menciptakan sesuatu entah apa tujuannya, saya tidak paham karena ini masih dalam penyelidikan,” ujar Wibowo, Sabtu (27/5/2023).

Baca Juga :  Gencar Penertiban Utilitas Semrawut, Jaksel Diberi Bantuan Alat Penarik Kabel

“Kami juga laporkan ke pihak berwenang ke kepolisian, karena institusi Kemenag sangat dirugikan,” sambungnya.

Sebelumnya, tulisan dalam running text LED di Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi mendadak jadi sorotan warganet usai videonya viral di media sosial.

Pasalnya video singkat berdurasi 9 detik itu bertuliskan, ‘Plt Wali Kota Bekasi Bobrok!!!’ dalam running text LED berukuran 6m × 1m.

Baca Juga :  Ikut KSAD Jumat Serentak, Wali Kota bersama Dandim Jaksel Tanam Ratusan Pohon Produktif di Ciganjur

Diduga LED itu telah diretas oknum tidak bertanggung jawab.

Wibowo memastikan, pengubahan tulisan running text tersebut tidak dilakukan oleh pihak Asrama Haji Bekasi.

Apalagi, ternyata hal serupa dengan tulisan sama juga terjadi di RSUD Bekasi.

“RSUD punyanya Pemkot lho, kita tidak tahu siapa yang berbuat. Kita tungggu saja, nanti pemeriksaan seperti apa. Kami sudah melaporkan kejadian ini ke Kepolisian,” tuturnya.

Baca Juga :  Soal Aturan Speaker Masjid, Kemenag Sebut Gus Miftah Asbun dan Gagal Paham

Ia juga menjamin pelayanan di Asrama Haji Bekasi tetap berlangsung prima dan tidak terganggu dengan insiden tersebut.

“Pak Menteri itu mengutamakan jamaah dalam pelayanan, Jemaah tidak boleh dikecewakan. Pak Menteri menekankan kepada kami para stafnya, para ASN dan petugas untuk mengutamakan Jemaah hajinya,” tandas Wibowo.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...