Sabtu, Oktober 3, 2026

Bentrok dengan Persija di GBK, NasDem Sampaikan Permintaan Maaf

WIB

Aliansi.co, Jakarta-Partai Nasional Demokrat (NasDem) buka suara soal kisruh batalnya Persija bermain di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) yang dikaitkan-kaitkan dengan Anies Baswedan.

NasDem menyampaikan permohonan maaf kepada Jakmania karena Persija pindah ke Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi saat menjamu lawannya, pada Minggu (16/7/2023).

“Atas nama ketua panitia saya minta maaf kepada teman-teman Jakmania. Saya sangat-sangat menyayangkan benturan jadwal ini,” ungkap Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Ahmad Ali dalam keterangan tertulisnya kepada media, dikutip Rabu (12/7/2023).

NasDem, lanjut Ali, akan mengalah jika sejak awal tahu jadwal Persija menggunakan Stadion GBK pada 16 Juli 2023.

Baca Juga :  5 Alasan Prasetyo Edi Dianggap Cocok Dampingi Anies di Pilkada Jakarta

Dia pun berharap, acara Apel Siaga NaDem di GBK tidak dibenturkan dengan agenda sepak bola.

“Jika tahu dari awal, pasti kami akan mengalah. Jadi kami betul-betul tidak diberi tahu oleh pihak pengelola. Kami berharap peristiwa ini bukan sebagai upaya membenturkan NasDem dengan agenda sepakbola nasional,” katanya.

Ahmad Ali mengungkapkan, NasDem mengajukan pemakaian Stadion GBK sejak 16 Februari 2023 dan disetujui oleh pengelola pada 28 Februari 2023.

Baca Juga :  PAN DKI Ajukan 106 Bacaleg ke KPU, Incar 15 Kursi DPRD Jakarta di Pemilu 2024

Bahkan pengelola, kata dia, tidak memberikan informasi adanya agenda lain di GBK pada 16 Juli.

“Jadi, kami betul-betul tidak memahami kenapa bisa bertabrakan jadwal dengan acara sepakbola nasional antara Persija versus Bhayangkara. Kekecewaan ini bisa kami pahami,” ujar Ali.

Karena itu, dirinya berharap permasalahan ini tidak dikaitkan dengan Anies Baswedan.

Ia menyebut acara Apel Siaga murni diselenggarakan oleh Partai NasDem.

Baca Juga :  Anies Ngaku Babak Belur karena Tak Pernah Pakai Buzzer: Kami Apa Adanya

“Anies justru Gubernur yang sangat peduli dan perhatian dengan The Jakmania. Anies membangun JIS untuk dipakai oleh Persija. NasDem kemudian mendorong untuk menyegerakan agar JIS bisa digunakan untuk pertandingan Persija,” katanya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...