Sabtu, Oktober 3, 2026

Belajar dari Medsos, Karyawan KAI Terduga Teroris Berniat Serang Mako Brimob dan Markas TNI

WIB

Aliansi.co, Jakarta- DE, terduga teroris yang ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri di Bekasi, berencana melakukan aksi penyerangan ke Mako Brimob Kelapa Dua.

Karyawan PT Kereta Api Indonesia ini juga telah menandai Markas TNI yang menjadi target serangannya.

Juru Bicara Densus 88 Polri Kombes Aswin Siregar mengatakan hasi pemeriksaan penyidik, DE punya niat melakukan aksi penyerangan atau amailyah ke Mako Brimob Polri dan Markas TNI

“Memiliki rencana atau niatan untuk melakukan aksi kembali ke Mako Brimob yang di Kelapa Dua dan Mako Brimob yang di Jawa Barat,” ucap Aswin dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15/8/2023).

Baca Juga :  Tangkap Kelompok Anshor Daulah, Polisi Imbau Masyarakat Semakin Waspada

Aswin menjelaskan, DE juga berencana menyerang beberapa Markas TNI yang lokasinya sudah dikenali.

“Terhadap beberapa markas tentara (TNI) yang sudah dikenali atau ditandai di-profiling oleh yang bersangkutan,” sambungnya.

Untuk mewujudkan aksinya itu, DE melakukan latihan-latihan di beberapa lokasi.

DE melakukan latihan-latihan belajar dari tayangan aksi teroris di media sosial (medsos).

Baca Juga :  Alami Cedera Tangan, Panji Gumilang Batal Diperiksa Bareskrim

“Sudah beberapa kali melakukan latihan,” ucap Aswin.

DE, kata dia, juga mengaku terinspirasi dari tayangan aksi pemberontakan para narapidana yang pernah terjadi di Mako Brimob.

“Yang bersangkutan terinsipirasi karena memiliki giroh (hasrat) karena setelah melihat aksi pemberontakan atau perlawanan teroris di Mako Brimob,” jelasnya.

“Dari aksi itu kemudian penyidik melakukan penggeledahan dan menangkap DE, ” sambungnya.

Baca Juga :  Rumah Dinas Kapolri Diserang Pria Misterius, Densus 88 Pastikan Bukan Teroris

Sebelumnya, Tim Densus 88 mengamankan terduga DE di rumahnya dj Bekasi, Senin (14/8/2023)).

Karyawan PT KAI itu diduga terlibat aksi terorisme.

Terduga disebutkan berbaiat dengan ISIS dan aktif menyebarkan propaganda di media sosial Facebook.

Dari penggeledahan, Tim Densus menyita sebanyak 18 senjata api pabrikan serta rakitan beserta puluhan amunisi.

Selain itu juga terdapat bendera lambang ISIS dan sejumlah buku panduan jihad yang disimpan terduga di rumahnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...