Sabtu, Juli 4, 2026

Belajar dari Medsos, Karyawan KAI Terduga Teroris Berniat Serang Mako Brimob dan Markas TNI

WIB

Aliansi.co, Jakarta- DE, terduga teroris yang ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri di Bekasi, berencana melakukan aksi penyerangan ke Mako Brimob Kelapa Dua.

Karyawan PT Kereta Api Indonesia ini juga telah menandai Markas TNI yang menjadi target serangannya.

Juru Bicara Densus 88 Polri Kombes Aswin Siregar mengatakan hasi pemeriksaan penyidik, DE punya niat melakukan aksi penyerangan atau amailyah ke Mako Brimob Polri dan Markas TNI

“Memiliki rencana atau niatan untuk melakukan aksi kembali ke Mako Brimob yang di Kelapa Dua dan Mako Brimob yang di Jawa Barat,” ucap Aswin dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15/8/2023).

Baca Juga :  Diintai Seminggu, Bareskrim Bongkar Pabrik Sabu Jaringan Iran di Apartemen Jakbar

Aswin menjelaskan, DE juga berencana menyerang beberapa Markas TNI yang lokasinya sudah dikenali.

“Terhadap beberapa markas tentara (TNI) yang sudah dikenali atau ditandai di-profiling oleh yang bersangkutan,” sambungnya.

Untuk mewujudkan aksinya itu, DE melakukan latihan-latihan di beberapa lokasi.

DE melakukan latihan-latihan belajar dari tayangan aksi teroris di media sosial (medsos).

Baca Juga :  Bentrok Ormas Pecah di Bekasi, Gegaranya Mobil Nunggak Kredit Ditarik Debt Collector

“Sudah beberapa kali melakukan latihan,” ucap Aswin.

DE, kata dia, juga mengaku terinspirasi dari tayangan aksi pemberontakan para narapidana yang pernah terjadi di Mako Brimob.

“Yang bersangkutan terinsipirasi karena memiliki giroh (hasrat) karena setelah melihat aksi pemberontakan atau perlawanan teroris di Mako Brimob,” jelasnya.

“Dari aksi itu kemudian penyidik melakukan penggeledahan dan menangkap DE, ” sambungnya.

Baca Juga :  Ketua Ombudsman Jadi Tersangka Korupsi Tambang Nikel, Bermula dari Keberatan Bayar PNBP 

Sebelumnya, Tim Densus 88 mengamankan terduga DE di rumahnya dj Bekasi, Senin (14/8/2023)).

Karyawan PT KAI itu diduga terlibat aksi terorisme.

Terduga disebutkan berbaiat dengan ISIS dan aktif menyebarkan propaganda di media sosial Facebook.

Dari penggeledahan, Tim Densus menyita sebanyak 18 senjata api pabrikan serta rakitan beserta puluhan amunisi.

Selain itu juga terdapat bendera lambang ISIS dan sejumlah buku panduan jihad yang disimpan terduga di rumahnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...