Sabtu, Oktober 3, 2026

Hasil Survei, Kepercayaan Publik kepada Polri Tembus 72 %, KPK hingga Parpol Lewat

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Kepercayaan publik terhadap institusi Polri kembali mengalami peningkatan.

Berdasarkan hasil survei Indikator Politika, kepercayaan publik kepada Polri tembus di angka 72 %.

Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Rizka Halida mengatakan bahwa hasil survei lembaganya menunjukkan kepercayaan publik terhadap Polri meningkat hingga mencapai 72%.

Hal itu menandakan kepercayaan publik terhadap Korps Bhayangkara semakin pulih.

Baca Juga :  Usai Diperiksa 10 Jam, Firli Bahuri Percayakan Kasusnya kepada Hakim

“Kepercayaan terhadap Polri saat ini tampak mulai pulih setelah sempat jatuh ke level paling rendah di antara lembaga-lembaga lain ketika diguncang kasus Sambo,” ungkap Rizka secara daring, dikutip Senin (2/10/2023).

Dalam survei tersebut, tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 63% cukup percaya dan 9% sangat percaya.

Kepercayaan publik kepada Korps Bhayangkara melewati Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), MPR, DPR, DPD, termasuk partai politik.

Baca Juga :  Benny K Harman Curiga Dana Rp 349 Triliun yang Dilempar Mahfud MD hanya Letupan

Dalam catatan Indikator, menurut Rizka, karena dampak ketegasan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menindak sejumlah jenderal yang terlilit perkara.

Selain itu, Polri dianggap publik mampu bersikap netral dengan tidak melindungi para perwiranya dari jerat hukum maksimal.

Survei dilakukan Indikator Politik Indonesia dalam rentang waktu 25 Agustus-3 September 2023 dengan menggunakan metode random sampling.

Baca Juga :  Kabar Duka, Paus Fransiskus Tutup Usia, Sempat Dirawat Intensif karena Pneumonia

Survei itu melibatkan sebanyak 1.200 responden dengan tingkat kepercayaan mencapai 95% dan toleransi kesalahan sekitar 2,9%.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...