Rabu, Agustus 19, 2026

Polemik Batas Minimal Usia Capres-Cawapres, Begini Saran Yusril Ihza Mahendra

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra menyoroti polemik pro dan kontra putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait usia minimal capres dan wapres di bawah 40 tahun dan pengalaman kepala daerah pada Pilpres 2024.

Yusril menyarankan agar pemerintah mengakhiri polemik tersebut.

“Menyimak polemik pro dan kontra terhadap putusan MK No 90/PUU-XXI/2023 beserta implikasinya terhadap Pilpres 2024, saya memandang perlu menyarankan kepada Pemerintah untuk segera mengambil langkah konkret untuk mengakhiri polemik tersebut,” kata Yusril, dalam cuitannya di akun X, Selasa (24/10/2023).

Baca Juga :  Alat Bukti Terpenuhi, Kasus Hoaks Denny Indrayana Naik Penyidikan

Menurut Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) ini, penyelenggaraan Pilpres perlu adanya keadilan dan kepastian hukum.

Ia pun meminta polemik tersebut tidak dibiarkan berlarut-larut karena bisa membawa implikasi pada legitimasi Pilpres dan hasilnya.

“Saya sendiri sedang memikirkan penyelesaian seperti apa yang paling bijak untuk mengakhiri polemik tersebut agar tidak berkepanjangan,” kata Yusril.

Baca Juga :  Survei Terbaru LSI, Pasangan Prabowo-Airlangga Selalu Unggul dari Anies-AHY

Yusril juga meminta Pilpres harus dilaksanakan tepat waktu sesuai dengan jadwal yang ditetapkan KPU.

Sehingga, kata dia, agenda ketatanegaraan dan pergantian kekuasaan sesuai amanat UUD 1945, bisa terlaksana dengan baik.

“Semoga menjadi perhatian pemerintah,” kata dia.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...