Sabtu, Oktober 3, 2026

Cerita Kepsek SMKN 2 Palembang Minta Bantuan Mobil Hybird kepada Jokowi, Langsung Diberikan Mobil Listrik

WIB

Aliansi.co, Jakarta- SMK Negeri 2 Palembang, Kota Palembang, Sumatra Selatan mendapat mobil listrik dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Kamis (26/10/2023).

Pemberian mobil listrik itu sontak mengagetkan siswa dan guru-guru di sekolah tersebut.

Kepala SMKN 2 Palembang, Suparman, bercerita bagaimana awalnya Jokowi memberikan mobil listrik ke sekolah yang dipimpinnya.

Menurutnya, saat Presiden Jokowi meninjau jurusan teknik kendaraan ringan di sekolahnya, Suparman menyampaikan bahwa pihaknya masih kekurangan mobil berteknologi hybrid sebagai bahan praktik.

Mendengar hal tersebut, Jokowi justru menawarkan alternatif lain, yaitu mobil listrik.

Baca Juga :  Jokowi Ingin Pembangunan Kota-kota di Indonesia Berkonsep Tematik

“Kenapa tidak listrik murni saja? Kan kalau hybrid masih menggunakan bahan bakar,” ujar Suparman mengutip ucapan Jokowi.

Menurut Suparman, Presiden Jokowi memandang bahwa ke depannya semua kendaraan akan beralih dari bahan bakar fosil ke energi baru terbarukan.

Hal tersebut dikarenakan bahan bakar fosil makin lama akan makin habis dan menghilang.

“Alhamdulillah saya ngomong minta bantu mobil listrik, kemudian dia (Presiden Jokowi) bilang ‘Oke siang ini kami antar. Mau mobil yang mana?’ Kalau saya mana saja yang penting mobil listrik. Tapi kalau misalkan dia masih pakai bahan bakar, di sini sudah cukup. Dan dia berikan mobil listrik,” tutur Suparman.

Baca Juga :  Jokowi Ungkap Ada Investor Luar Ingin Bergabung ke Bandara Kertajati

Setelah kunjungan Presiden Jokowi pada pagi hari, mobil listrik yang dijanjikan tersebut pun datang ke SMK Negeri 2 Palembang pada siang harinya.

Mobil tersebut kemudian diserahterimakan dari pihak Sekretariat Presiden yang mewakili Presiden Jokowi ke pihak SMK Negeri 2 Palembang.

Suparman pun berharap kehadiran mobil listrik dari Presiden Jokowi tersebut dapat digunakan sebagai media pembelajaran bagi para siswa SMK Negeri 2 Palembang.

Baca Juga :  Jokowi Akui Proses Pemindahan ASN ke IKN Tidak Gampang

Terlebih, saat ini teknologi di bidang otomotif juga terus berkembang sehingga kehadiran mobil listrik tersebut akan menunjang proses pembelajaran agar tetap relevan dengan kebutuhan industri.

“Kami sekali lagi mengucapkan terima kasih, semoga bantuan mobil listriknya bisa kami manfaatkan untuk pembelajaran siswa dan juga kalau bisa semua jurusan dapat bantuan karena teknologi selalu berkembang, sedangkan kita teknologinya tetap yang seperti ini ya nanti ketinggalan dengan dunia industri,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...