Sabtu, Juli 4, 2026

Gulkamart Jaksel Pamer Hydran Baru, Klaim Jangkauan Tembus 1 Kilometer

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan (Sudin Gulkarmat) memamerkan hydran mandiri yang baru dibangun pada tahun 2023.

Hydran baru ini diklaim bisa menembus jangkauan hingga 1 kilometer.

Kasudin Gulkarmat Jakarta Selatan Syamsul Huda mengatakan hydrant mandiri yang baru dibangun berada di wilayah Kebayoran Lama dan Jagakarsa.

“Hydrant mandiri ini memiliki jangkauan dengan radius satu kilometer. Jadi jumlah hydrant mandiri di Jaksel saat ini ada tujuh, sudah termasuk yang baru,” kata Syamsul kepada wartawan, Senin (8/1/2024).

Baca Juga :  Jelang Masa Tenang Pemilu 2024, Forkopimko Jaksel Perkuat Koordinasi Bersama KPU dan Bawaslu

Syamsul menjelaskan 7 hydrant mandiri tersebut berada di Kelurahan Gandaria Utara, Lenteng Agung, Manggarai Selatan, Cipete Utara, Petogokan, Pejaten Timur, dan Kebayoran Lama Utara.

“Untuk tahun 2024 sesuai aspirasi masyarakat ada satu lagi yang akan dibangun di Pesanggrahan. Proses pembangunan memakan waktu 4-5 bulan. Karena perlu membuat sumur bor dan saluran sepanjang 1 kilometer,” terangnya.

Syamsul menyebut hydrant mandiri dibangun di lokasi yang sulit sumber air.

Baca Juga :  Pemprov Jakarta Buka Pendaftaran Mudik Gratis 2025, Berikut Jadwal dan Syaratnya

Sebab, saat ada peristiwa kebakaran untuk satu unit mobil damkar hanya bertahan sampai 7 menit.

Untuk itu dibutuhkan isi ulang dan sumber air.

“Sumber air selama ini berasal dari kali, dan lainnya. Sementara untuk satu unit mobil hanya bertahan sampai 7 menit habis. Tidak mungkin kembali lagi untuk mengisi ulang air. Jadi kalau tidak ada sumber air itu akan repot. Untuk itu kita bangun hydrant mandiri,” tuturnya.

Baca Juga :  Dikendalikan dari Lapas, Pengedar Ganja Asal Medan Ditangkap di Pondok Cabe

Kata dia hydrant mandiri nantinya dioperasikan oleh Redkar atau Galakar yang melibatkan warga masyarakat.

Dimana setiap RW menunjuk 20 orang untuk bergabung sebagai Redkar.

Dalam hal ini, Syamsul juga menegaskan bahwa selain untuk pemadaman api, hydrant mandiri juga dapat digunakan oleh warga kekeringan atau sulit air bersih dan untuk penyemprotan bekas sisa kebanjiran.

“Kita berikan pelatihan pengoperasian hydrant mandiri bersama para peserta pelatihan yaitu anggota Redkar,” tutupnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...