Sabtu, Oktober 3, 2026

Bantah Isu Beras Bulog Berstiker Prabowo-Gibran, TKN Semakin Yakin Satu Putaran

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka membantah terlibat dalam pemasangan stiker paslon nomor urut 2 di karung beras produksi Bulog.

TKN menduga ada pihak yang melakukan orkestrasi di balik isu tersebut untuk menjatuhkan elektabilitas Prabowo-Gibran yang saat ini kian meroket.

“Kami merasa ada pihak-pihak yang melakukan orkestrasi terkait pemberitaan tersebut agar menyudutkan kami, di saat elektabilitas Prabowo-Gibran sedang meroket,” ucap Wakil Ketua TKN Habiburokhman dalam jumpa pers di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tadi malam (26/1/2024).

Baca Juga :  Harga Mati Dukung Prabowo di Pilpres 2024, Hercules Singgung Muhaimin dan Mahfud MD

Habib menduga isu tersebut mencuat setelah elektabiltas Prabowo-Gibran naik hingga lebih dari 50 persen.

Dengan tingginya elektablitas itu, ia pun meyakini satu putaran untuk Pilpres 2024.

“Bahkan info terbaru sudah melebihi 50 persen. Artinya kalau untuk 1 putaran sudah melewati ambang batas psikologis,” tuturnya.

Habiburokhman menegaskan pihaknya tak pernah menjadikan beras Bulog berstiker Prabowo-Gibran sebagai komoditas politik.

“Dengan ini kami sampaikan bahwa tidak benar bahwa kalau ada tuduhan kami yang memasang stiker tersebut, lalu menjadikan beras itu sebagai komoditas politik untuk menguntungkan kami,” katanya.

Baca Juga :  Persija Tergusur dari GBK, Suporter Jakmania Singgung Anies Baswedan

Habiburokhman menjelaskan, berdasar penulusuran TKN, sumber isu perihal pemasangan stiker Prabowo-Gibran di beras Bulog berasal dari akun X Jhon Sitorus (@Miduk17).

Namun, dalam cuitan @Miduk17, tidak dijelaskan lokasi, waktu, hingga siapa yang melakukan perbuatan itu.

“Kami cermati sumber berita tersebut adalah tweet dari akun X yang namanya akun Jhon Sitorus @Miduk17,” kata dia.

Habiburokhman mengatakan @Miduk17 juga membuat cuitan bernada fitnah yang menyeret nama Presiden Jokowi.

“Dalam tweet tersebut ada juga kalimat yang bernada fitnah yang menyebut kabinet Jokowi sedang mengabdi untuk Prabowo-Gibran,” ujarnya.

Baca Juga :  Prihatin Masalah Jakarta, Achmad Rizki Nyaleg di Dapil 8 lewat NasDem

Saat ini dia belum melihat ada yang melaporkan kejadian tersebut ke Bawaslu.

Ia menegaskan TKN tengah mengumpulkan bukti-bukti terhadap pihak-pihak yang menyebarkan fitnah dan tuduhan menempel stiker untuk menuntut secara hukum.

“Saat ini kami sedang kumpulkan bukti dan kami mencadangkan hak kami untuk menuntut secara hukum siapa pun yang fitnah, yang sebarkan fitnah, yang menuduh bahwa kami melakukan perbuatan penempelan stiker tersebut,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...