Sabtu, Oktober 3, 2026

Diperiksa KPK Jumat, Bupati Sidoarjo Deklarasi: Nderek Kiai Pilih Pak Prabowo

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali alias Gus Muhdlor mendeklarasikan dukungan kepada pasangan capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Kamis (1/2/2024).

Padahal, KPK berencana memeriksa Muhdlor pada Jumat (2/2/2024).

Pemeriksaan itu terkait kasus dugaan korupsi berupa pemotongan dan penerimaan uang di Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Kabupaten Sidoarjo.

Dalam video yang beredar, Muhdlor terlihat berorasi di hadapan massa yang menghadiri Deklarasi Nderek Kyai Prabowo-Gibran di Pondok Pesantren Bumi Sholawat, Lebo, Sidoarjo.

Dalam pidatonya, Muhdlor menyampaikan alasannya mendukung Prabowo.

Baca Juga :  Reaksi Ganjar saat Ditawari Gibran Pijat Tradisional: Loh, Kamu Lagi Dicari Banyak Orang

“Nderek (ikut) kiai pilih Pak Prabowo,” kata Muhdlor dari atas panggung deklarasi.

Selanjutnya, Muhdlor meminta masyarakat agar mengikuti arahan kiai atau nderek kiai yaitu memilih Prabowo-Gibran pada hari pencoblosan tanggal 14 Februari mendatang.

“Lek ditakoni lapo Wong Sidoarjo kok kudu milih (jika ditanya kenapa orang Sidoarjo kok harus memilih) Prabowo? Pak Prabowo nopo kok kudu dipilih ambek (kenapa kok harus dipilih sama) Mas Gibran? Jawabane siji, nderek kiai (jawabannya satu ikut kiai),” ucapnya.

Muhdlor juga menyatakan bahwa dirinya akan memilih capres-cawapres nomor urut dua.

Baca Juga :  KPK Sebut Pejabat Basarnas yang Terjaring OTT Terkait Pengadaan Alat Pendeteksi Korban Bencana

Politikus PKB itu mengatakan pilihannya mendukung Prabowo-Gibran itu tak perlu diragukan atau dipertanyakan lagi.

“Sing ke loro ojo ditakok maneh Pak Bupati milih (yang kedua jangan ditanya lagi pak bupati memilih) Pak Prabowo. Nderek kiai miline (ikut kiai pilihnya) Pak Prabowo,”

Gus Muhdlor kemudian mengajak ribuan yang hadir untuk berfoto dengan pose dua jari.

“Semua tolong berhenti sebentar. Tangan di atas semua, dua jari. Nanti dihayati bener, pulang dari sini nderek kiai kabeh (ikut kiai semua),” ujarnya.

Baca Juga :  Pemudik Wajib Tahu, One Way Sepenggal di Tol Trans Jawa Dimulai dari KM 70 hingga KM 263

Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan KPK berencana memanggil Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali dan Kepala BPPD Sidoarjo pada Jumat (2/2/2024).

Pemanggilan itu terkait pengusutan kasus korupsi pemotongan dana insentif ASN di BPPD Sidoarjo.

“Dari informasi yang kami terima, besok (2/2) bertempat di gedung Merah Putih KPK, tim penyidik menjadwalkan pemanggilan dan pemeriksaan saksi-saksi, Ahmad Muhdlor Ali, Bupati Sidoarjo dan Kepala BPPD Sidoarjo” kata Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (1/2/2024).

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...