Sabtu, April 18, 2026

Kasus TPPO Lagi di Kalibata City, DPRD Soroti Kinerja Gugus Tugas DKI

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Anggota DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike menyoroti kinerja Gugus Tugas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang dibentuk pada tahun 2019.

Hal itu disampaikannya usai Polres Metro Jakarta Selatan kembali mengungkap kasus TPPO di Apartemen Kalibata City pada Senin (18/3/2024) lalu.

“Sepertinya gugus tugas TPPO ini jalan di tempat. Pemprov seharusnya menggalakkan kembali gugus tugas ini terutama di sektor pencegahannya,” ujar Yuke saat dihubungi wartawan, Kamis (21/3/2024).

Yuke menuturkan gugus tugas seharusnya aktif untuk menekan kasus TPPO.

Baca Juga :  PAN DKI Ajukan 106 Bacaleg ke KPU, Incar 15 Kursi DPRD Jakarta di Pemilu 2024

Apalagi Jakarta merupakan daerah penerima sekaligus daerah transit korban untuk dikirim ke berbagai kota maupun negara.

“Sebetulnya, Jakarta sudah mempunyai Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan TPPO. Ini harusnya aktif kembali,” tutur Yuke.

Ia menjelaskan, gugus tugas TPPO memiliki tugas mulai dari pencegahan, sosialisasi, rehabilitasi, pemantauan, hingga melaporkan apabila ditemukan dugaan kasus TPPO.

Oleh karena itu, kata dia, peran gugus tugas harus dioptimalkan agar Jakarta tidak menjadi tempat yang nyaman bagi pelaku TPPO.

Baca Juga :  Jelang Libur Nataru, DPRD DKI Minta Personel Dishub Periksa Kelaikan Armada di Terminal

Selain itu, Yuke juga meminta masyarakat untuk terlibat aktif jika mengetahui adanya dugaan TPPO di lingkungan tempat tinggalnya.

“Juga peran serta masyarakat dalam memberikan informasi-informasi yang mungkin terdeteksi dan dicurigai bisa segera melaporkan,” pungkas Yuke.

Diketahui, Polres Jakarta Selatan telah mengungkap tiga kasus TPPO berkedok pengiriman calon pekerja migran Indonesia (PMI) ke luar negeri di Apartemen Kalibata City dalam kurun waktu enam bulan terakhir.

“Lagi-lagi kami mengungkap (kasus TPPO) di lokasi yang sama yakni Apartemen Kalibata City,” kata Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Henrikus Yossi kepada wartawan pada Selasa (19/3/2024).

Baca Juga :  Nomenklatur Puskesmas di DKI Jakarta Berubah, Begini Status Peserta BPJS Kesehatan

Dalam pengungkapan TPPO yang ketiga kali di Kalibata City, polisi mengamankan delapan orang korban TPPO dengan iming-iming menawarkan pekerjaan sebagai asisten rumah tangga (ART) di Dubai, Uni Emirat Arab.

Para korban ditampung di Apartemen Kalibata sebelum diberangkatkan ke Dubai dan dijanjikan mendapat upah bulanan 1.200 real atau sekitar Rp 4,5 juta.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Ombudsman Angkat Bicara, Singgung Asas Praduga Tak Bersalah terhadap Kasus Hery Susanto

Aliansi.co,Jakarta- Ombudsman RI angkat bicara menyikapi kasus hukum yang menjerat Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto Ombudsman menyinggung pentingnya asas praduga tak bersalah dan tetap berkomitmen...

Ketua Ombudsman Jadi Tersangka Korupsi Tambang Nikel, Bermula dari Keberatan Bayar PNBP 

Aliansi.co,Jakarta- Tim penyidik Kejaksaan Agung menetapkan Ketua Ombudsman RI Hery Susanto (HS) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola usaha pertambangan nikel di...

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...