Senin, Juni 1, 2026

Wali Kota Jaksel Resmikan Jembatan Antar Kampung: Saya Beri Nama JAK Pulpen

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin meresmikan pembangunan jembatan yang menghubungkan dua kampung di Kecamatan Pancoran dan Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Pembangunan Jembatan Antar Kampung (JAK) ini untuk menghubungkan Kampung Pulo RW 05 Kelurahan Kalibata, Pancoran, dengan wilayah RW 08 Kelurahan Pejaten Barat, Pasar Minggu.

“Jembatan ini saya beri nama JAK Pulpen atau Pulo-Pejaten. Dengan mengucap bismillah, jembatan ini saya resmikan,” kata Munjirin seraya menggunting pita peresmian, Selasa (26/11/2024).

Baca Juga :  Ajak ASN Jalankan Instruksi Gubernur, Wali Kota Jaksel Naik Angkutan Umum Rabu Besok

Munjirin menyampaikan, jembatan yang membentang di atas Kali Sarua tersebut dibangun sepanjang 10 meter dengan lebar 1,5 meter.

Jembatan dibangun mulai September hingga November 2024 oleh Sudin Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Jakarta Selatan.

JAK ini, lanjut Munjirin difungsikan dengan sistem buka tutup agar bisa dilewati alat berat yang akan melakukan pengurasan lumpur di kali.

“Jadi kita bangun jembatan ini karena sebelumnya lokasi ini seringkali tergenang dan di saat tim pengurasan Kali Sarua ingin melakukan pekerjaannya, jembatan antar kampung di sini terlalu rendah sehingga alat berat tidak dapat melaluinya,” ujarnya.

Baca Juga :  88.365 Personil Dikerahkan Amankan Pilkada Jakarta, Kapolda: Operasi Digelar Selama 140 Hari

Ia berharap, pembangunan JAK dengan sistem buka tutup ini menjadi contoh bagi Sudin terkait lainnya.

“Tentunya sesudah dibangun rapi seperti ini, saya minta bukan hanya pemerintah saja yang melakukan pemeliharaan, namun dari masyarakat juga saya mohon untuk menjaga agar jembatannya terus bisa berfungsi dengan baik,” ucapnya.

Sementara itu, salah seorang warga Kelurahan Pejaten Barat, Sarmilah (60) mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang sudah membangun jembatan yang sangat kokoh dan cantik ini.

Baca Juga :  Lurah Karet Kuningan 'Sulap' Lahan Kumuh jadi Taman yang Indah: Ada Mural hingga Tanaman Hias

“Semoga jembatan ini terus memberikan manfaat bagi kami warga kedua kampung atau warga lainnya yang melintasi jembatan ini baik berjalan kaki atau menggunakan kendaraan bermotor untuk melakukan aktivitas sehari-hari,” katanya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...