Selasa, September 1, 2026

Wali Kota Jaksel Resmikan Jembatan Antar Kampung: Saya Beri Nama JAK Pulpen

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin meresmikan pembangunan jembatan yang menghubungkan dua kampung di Kecamatan Pancoran dan Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Pembangunan Jembatan Antar Kampung (JAK) ini untuk menghubungkan Kampung Pulo RW 05 Kelurahan Kalibata, Pancoran, dengan wilayah RW 08 Kelurahan Pejaten Barat, Pasar Minggu.

“Jembatan ini saya beri nama JAK Pulpen atau Pulo-Pejaten. Dengan mengucap bismillah, jembatan ini saya resmikan,” kata Munjirin seraya menggunting pita peresmian, Selasa (26/11/2024).

Baca Juga :  Jembatan Harapan Baru Diresmikan, Wali Kota Jaksel: Tingkatkan Akses, Silaturahmi, dan Ekonomi Warga

Munjirin menyampaikan, jembatan yang membentang di atas Kali Sarua tersebut dibangun sepanjang 10 meter dengan lebar 1,5 meter.

Jembatan dibangun mulai September hingga November 2024 oleh Sudin Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Jakarta Selatan.

JAK ini, lanjut Munjirin difungsikan dengan sistem buka tutup agar bisa dilewati alat berat yang akan melakukan pengurasan lumpur di kali.

“Jadi kita bangun jembatan ini karena sebelumnya lokasi ini seringkali tergenang dan di saat tim pengurasan Kali Sarua ingin melakukan pekerjaannya, jembatan antar kampung di sini terlalu rendah sehingga alat berat tidak dapat melaluinya,” ujarnya.

Baca Juga :  Wali Kota Jaksel Temui Korban Kebakaran Tebet, Berikan Uang-Makanan Seminggu

Ia berharap, pembangunan JAK dengan sistem buka tutup ini menjadi contoh bagi Sudin terkait lainnya.

“Tentunya sesudah dibangun rapi seperti ini, saya minta bukan hanya pemerintah saja yang melakukan pemeliharaan, namun dari masyarakat juga saya mohon untuk menjaga agar jembatannya terus bisa berfungsi dengan baik,” ucapnya.

Sementara itu, salah seorang warga Kelurahan Pejaten Barat, Sarmilah (60) mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang sudah membangun jembatan yang sangat kokoh dan cantik ini.

Baca Juga :  Kasus Pasien Anak Mati Batang Otak, Posbakum Ikadin Gugat RS Kartika Husada hingga Kemenkes

“Semoga jembatan ini terus memberikan manfaat bagi kami warga kedua kampung atau warga lainnya yang melintasi jembatan ini baik berjalan kaki atau menggunakan kendaraan bermotor untuk melakukan aktivitas sehari-hari,” katanya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Viral Pria Gesek-gesek Kolong Mobil di GBK, Dugaan Polisi Debt Collector

Aliansi.co,jakarta- Aksi dua pria yang diduga menggesek nomor rangka kendaraan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, viral di media sosial. Aksi keduanya terekam...

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...