Sabtu, Oktober 17, 2026

1.016 Warga Korban Kebakaran Manggarai Direlokasi ke Rusun Pasar Rumput

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Pemerintah Kota Jakarta Selatan terus mendata warga terdampak kebakaran Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, untuk direlokasi ke tempat yang lebih layak.

Hingga Senin (19/8/2024), sebanyak 1.016 jiwa dari 254 Kepala Keluarga (KK) warga penyintas kebakaran di RW 06 dan RW12 sudah direlokasi ke Rumah Susun (Rusun) Pasar Rumput.

“Sudah 1.016 jiwa yang sudah kita relokasi ke Rusun Pasar Rumput. Ketepatan lokasi rusunnya juga dekat, hanya berjarak 650 meter dari lokasi kebakaran,” kata Lurah Manggarai, Arafat Dinsirat, dalam keterangannya, Senin (19/8/2024) siang.

Ia mengatakan, saat ini minat warga penyintas kebakaran untuk direlokasi ke Rusun Pasar Rumput sangat tinggi.

Baca Juga :  Dua Tahun Raih Predikat Terbaik, Pemkot Jakarta Selatan Bertekad Jadi Sentra Pembinaan Arsip

Kendati demikian, masih terdapat 57 KK atau 228 jiwa warga yang sudah mendaftar namun belum menghuni unit rusun.

“Pendaftaran dan verifikasi dilanjutkan kembali sampai ada arahan lebih lanjut,” ujarnya.

Dikatakannya, berdasarkan hasil monitoring dari kelurahan pengelola rusun, kondisi kehidupan warga penyintas kebakaran yang menghuni di unit-unit rusun sudah nyaman.

“Alhamdullihan warga merasa nyaman di rusun,” kata dia.

Kepala Divisi Administrasi dan Pengelolaan Aset PD Pasar Jaya sekaligus Kepala Rusun Pasar Rumput, Muhamad Nur Havidz, menyampaikan ketersediaan ruang unit rusun untuk menampung warga korban kebakaran masih cukup banyak.

Baca Juga :  Lantik 10 Anggota Dewan Kota Jaksel, Munjirin: Bina Hubungan Baik dengan Warga

“Rencananya kami siapkan 689 unit kamar di tower tiga,” ungkapnya.

Havidz mengatakan pihaknya menyambut baik warga yang akan menghuni Rusun Pasar Rumput dan berupaya semaksimal mungkin agar warga bisa nyaman untuk tinggal di rumah susun.

“Tentu kami terus melakukan sosialisasi kepada warga tentang tata cara menghuni rumah susun karena pasti berbeda situasinya dengan rumah biasa,” katanya.

Sosialisasi yang diberikan antara lain tentang bagaimana menjaga kebersian di rusun, pemakaian kompor listrik, dan bekerjasama dengan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jakarta Selatan untuk antisipasi kebakaran dan penggunaan alat pemadam api ringan (APAR).

Baca Juga :  Pemkot Jaksel Ajak Masyarakat dan Tokoh Agama Jaga Kondusifitas Pilkada

Sementara itu, relokasi ke Rusun Pasar Rumput yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, disambut baik oleh para penyintas Kebakaran Manggarai.

Jaya Santoso, warga penyintas kebakaran di RW 012 mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah DKI Jakarta dan juga Walikota Jakarta Selatan Munjirin, yang telah memberikan unit rusun lengkap dengan berbagai fasilitas.

“Syukur alhamdulillah saya mendapatkan rusun yang sangat layak, dan untuk kedepannya kemungkinan nanti saya ngobrol dulu sama keluarga, sama istri dan anak, karena di sana juga masih ada rumah, apakah mau dibangun atau seterusnya di sini,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

BGN Buka Suara soal Penemuan Mayat di Dapur MBG

Aliansi.co,Jakarta- Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara soal penemuan mayat yang dikaitkan dengan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan BGN menyusul beredarnya informasi...

Mutasi Besar-besaran Polri, Wakabaintelkam-Kakorlantas hingga Kapolda Berganti

Aliansi.co, Jakarta – Polri kembali melakukan mutasi besar-besaran terhadap 199 personel yang terdiri dari perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Sejumlah jabatan strategis mulai...

Polri Gerebek Dua Kampung Narkoba Legendaris Jakarta, 24 Orang Diamankan

Aliansi.co, Jakarta- Polri menggerebek dua kampung legendaris yang terkenal sebagai basis peredaran narkoba di Jakarta, yakni Kampung Ambon, Jakarta Barat, dan Kampung Boncos, Jumat...

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...