Kamis, November 5, 2026

Anggaran Makan Anak Panti Rp 40 Ribu Sehari, Pengelola: Dicukup-cukupin

WIB

Aliansi.co, Jakarta – Anggaran permakanan bagi anak-anak yang tinggal di Panti Sosial Asuhan Anak Balita (PSAA) Tunas Bangsa, Cipayung, Jakarta Timur, sebesar Rp 40.480 per anak setiap hari dinilai sudah tidak mencukupi.

Pasalnya, anggaran tersebut harus memenuhi kebutuhan tiga kali makan dan dua kali makanan ringan (snack), sementara harga kebutuhan pokok terus mengalami kenaikan.

Kepala PSAA Tunas Bangsa, Rida Mufrida, mengatakan besaran anggaran tersebut sudah tidak sebanding dengan kondisi harga bahan baku di pasaran saat ini.

“Kalau kita bicara realistis dengan kondisi kebutuhan barang pokok yang udah mulai naik, sebenarnya tidak cukup untuk sekali kita makan,” kata Rida saat dihubungi, Rabu (4/11/2026).

Baca Juga :  Berhadiah Rp 5 Juta, 64 Peserta Ramaikan Turnamen Bulutangkis Ketua DPRD Cup 2023

Meski demikian, pihak panti tetap berupaya mengoptimalkan anggaran yang tersedia agar kebutuhan konsumsi seluruh anak dapat terpenuhi.

“Ya, dicukup-cukupin, tapi alhamdulillah kami standar makan itu kan secara menu kerja sama dengan puskesmas, menunya untuk standar gizinya,” ujarnya.

Rida menjelaskan, anggaran Rp 40.480 tersebut dialokasikan untuk tiga kali makan dan dua kali snack dalam sehari.

Jika dibagi rata untuk tiga kali makan, anggaran yang tersedia hanya sekitar Rp 13.493 per anak untuk sekali makan, belum termasuk kebutuhan makanan ringan.

Untuk menjaga kualitas asupan gizi, penyusunan menu dilakukan bersama pihak puskesmas.

Menu makanan dirancang untuk periode 10 hari, kemudian kembali ke susunan menu pertama.

Baca Juga :  Ternyata Gaji dan Tunjangan Anggota DPRD DKI Jakarta Juga Fantastis, Segini Hitungan Pengamat

Dalam memenuhi kebutuhan permakanan, pihak panti tidak membeli makanan siap saji atau menggunakan jasa katering.

Bahan baku dikirim oleh penyedia sesuai menu yang telah ditentukan, kemudian diolah sendiri oleh petugas panti.

“Kalau beli (seperti katering) ya enggak nyampe (cukup) lah segitu. Untuk Rp 13.000 satu orang untuk satu kali makan, jadi disiasatin, dimasak-masak gitu,” ungkap Rida.

Pengolahan makanan juga disesuaikan dengan usia dan kebutuhan anak.

Termasuk bayi yang mulai mendapatkan makanan pendamping ASI (MPASI).

Untuk bayi berusia sekitar enam bulan, makanan dibuat dalam bentuk bubur halus yang kemudian diblender.

Sementara bayi yang usianya lebih besar diberikan bubur dengan tekstur lebih kasar.

Baca Juga :  Polisi Olah TKP di Winners Spa Blok M, Tabung Gas Pemanas Air Diangkut

Rida menyebutkan, besaran anggaran permakanan tersebut sudah berlaku sejak lama.

Sementara itu, harga bahan baku terus mengalami kenaikan sehingga menyulitkan penyedia dalam memenuhi kebutuhan sesuai anggaran yang ditetapkan.

Bahkan, sejumlah penyedia permakanan telah menyampaikan keluhan karena nilai anggaran yang tersedia dinilai tidak lagi sesuai dengan harga bahan baku di pasaran.

Pihak PSAA Tunas Bangsa pun telah mengajukan usulan penyesuaian anggaran kepada pemerintah.

Namun, hingga kini belum ada kenaikan.

“Udah lama banget, makanya kan cuma kan mau minta, udah banyak juga yang penyedia permakanan itu kan sudah pada teriak sebenarnya karena bahan baku sebenarnya udah pada naikan, enggak sesuai,” tuturnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Iming-iming Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran di Rusia

Aliansi.co, Jakarta – Iming-iming bonus penandatanganan kontrak mencapai Rp620 juta dan gaji bulanan sekitar Rp50 juta menjadi modus sindikat tindak pidana perdagangan orang (TPPO)...

Naik KRL dari Tanjung Priok, Ratusan Polisi Gerebek Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta – Ratusan personel gabungan dari Polda Metro Jaya dan Mabes Polri menggerebek kawasan Kampung Bahari, Jakarta Utara, Minggu (1/11/2026) pagi. Dalam operasi tersebut,...

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Sasaran Razia Kendaraan yang Lawan Arus

Aliansi.co, Jakarta – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menjadikan pelanggaran melawan arus sebagai salah satu sasaran utama dalam Operasi Patuh 2026 yang digelar serentak...

Noverizky Tri Putra Pimpin LBH Ilumni FH Unpar

Aliansi.co, Jakarta- Noverizky Tri Putra dipercaya menjabat Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ilumni Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), menggantikan Yopi Gunawan. Dalam kepemimpinan...

Kapolri Ungkap Keterlibatan Pihak Asing di Balik Karhutla 

Aliansi.co, Jakarta – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengungkap adanya dugaan keterlibatan pihak asing dalam sejumlah kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Dari...