Rabu, September 2, 2026

Ternyata Gaji dan Tunjangan Anggota DPRD DKI Jakarta Juga Fantastis, Segini Hitungan Pengamat

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Sorotan publik selama ini banyak tertuju pada besarnya gaji dan tunjangan anggota DPR RI di Senayan.

Namun ternyata, para wakil rakyat di tingkat daerah pun tak kalah sejahtera.

Gaji dan tunjangan anggota DPRD DKI Jakarta, misalnya, diperkirakan mencapai Rp130 hingga Rp139 juta per bulan.

Angka tersebut diungkap oleh Pengamat Kebijakan Publik Sugiyanto Emik sebagai perkiraan minimal, karena masih ada banyak komponen pendapatan lain yang bisa membuat jumlahnya lebih besar lagi.

“Angka Rp130–139 juta itu masih perkiraan minimal. Jika dirinci lebih detail, jumlahnya bisa lebih tinggi lagi karena mencakup gaji pokok, berbagai tunjangan, dana reses, kunjungan kerja, sosialisasi aturan, hingga fasilitas lain yang melekat pada jabatan,” jelas Sugiyanto dalam keterangannya, Jumat (30/8/2025).

Baca Juga :  Viral Truk DLH Diduga Buang Sampah, Ternyata Berada di TPU Khusus Tanah Kusir

Meski mengaku mampu menjabarkan secara rinci seluruh komponen penghasilan anggota dewan, Sugiyanto memilih untuk tidak merincikannya.

“Saya memilih tidak menuliskannya secara rinci karena khawatir dianggap iri terhadap rezeki orang lain,” katanya.

Menurut Sugiyanto, pendapatan besar anggota dewan tidak bisa dilepaskan dari fungsi strategis mereka dalam menyusun dan mengesahkan anggaran.

Karena posisi tersebut, pemerintah pun kerap berhati-hati saat berhadapan dengan DPRD.

Baca Juga :  Atasi Kemacetan di Jakarta, Ketua DPRD Minta Pj Gubernur DKI Contoh Jepang

“Sejatinya, dengan cara apa pun ditekan, pendapatan dewan akan tetap besar. Oleh karena itu, sebaiknya sejak awal dilegalkan saja gaji besar dewan itu, agar tidak menimbulkan kesan seolah-olah ada permainan tersembunyi,” tegasnya.

Sugiyanto menyebut tidak ada masalah jika anggota DPRD menerima gaji besar, selama itu sebanding dengan kinerja nyata mereka yang memberikan manfaat langsung bagi rakyat.

Fungsi utama DPRD sebagaimana diatur dalam Pasal 20A UUD 1945 dan UU Nomor 17 Tahun 2014 (UU MD3), mencakup legislasi, pengawasan, dan penganggaran.

Baca Juga :  Rugi Usaha Rp 1,4 Triliun, DPRD Didesak Moratorium PT Jakpro

Namun demikian, ia menyoroti kecenderungan anggota dewan yang lebih sibuk dalam kegiatan seperti kunjungan kerja, sosialisasi perda, dan reses ketimbang menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan.

“Banyak kegiatan dewan yang justru membuat fokus utama mereka terpecah. Kegiatan-kegiatan itu memang memiliki alokasi anggaran besar, tapi jika lebih menonjol daripada fungsi utama, maka pengawasan dan legislasi jadi lemah,” jelas Sugiyanto.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Heboh Napi Cipinang Diduga Pesta Narkoba Sambil Joget-joget, Ditjenpas Terjunkan Timsus

Aliansi.co,Jakarta- Video yang memperlihatkan sejumlah orang diduga sedang berpesta narkoba sambil berjoget-joget di dalam sel tahanan viral di media sosial. Peristiwa itu disebut terjadi...

Viral Pria Gesek-gesek Kolong Mobil di GBK, Dugaan Polisi Debt Collector

Aliansi.co,jakarta- Aksi dua pria yang diduga menggesek nomor rangka kendaraan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, viral di media sosial. Aksi keduanya terekam...

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...