Minggu, Oktober 4, 2026

Bang Japar Minta THR, Fahira Idris Angkat Bicara

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Pendiri sekaligus Ketua Umum Ormas BANG JAPAR (Kebangkitan Jawara dan Pengacara), Fahira Idris, angkat bicara terkait beredarnya surat permohonan tunjangan hari raya (THR) yang mengatasnamakan organisasi Bang Japar.

Fahira menegaskan, organisasi bernama Bang Japar Indonesia (BJI) yang disebut dalam sejumlah surat permintaan THR bukanlah organisasi yang ia dirikan maupun pimpin.

“Perlu saya tegaskan bahwa organisasi bernama ‘Bang Japar Indonesia (BJI)’ bukan organisasi yang saya pimpin,” kata Fahira dalam keterangannya dikutip dari laman Facebook miliknya, Selasa (10/3/2026).

Menurutnya, jika ada pihak yang menyebarkan proposal, surat, atau permintaan THR dengan mencatut nama Bang Japar Indonesia, maka hal tersebut tidak memiliki kaitan dengan Ormas BANG JAPAR yang ia dirikan sejak 2017.

Baca Juga :  Pemkot Jaksel Garap 90 RW Kumuh, Sudin PRKP: Ada Jembatan Antar Kampung

Ia menegaskan, sejak berdiri pada 25 Februari 2017, organisasi BANG JAPAR tidak pernah meminta THR, sumbangan, maupun pungutan dalam bentuk apa pun kepada perusahaan, pelaku usaha, ataupun masyarakat.

“Sejak awal berdirinya BANG JAPAR pada 25 Februari 2017, organisasi ini tidak pernah dan tidak akan pernah meminta THR, sumbangan, atau pungutan dalam bentuk apa pun kepada perusahaan, pelaku usaha, maupun masyarakat,” ujarnya.

Fahira menjelaskan, BANG JAPAR didirikan dengan tujuan sosial dan pengabdian kepada masyarakat.

Organisasi tersebut selama ini menjalankan berbagai kegiatan seperti advokasi hukum dan kesehatan, penguatan UMKM, layanan ambulans gratis, hingga kegiatan sosial lainnya.

Baca Juga :  Atasi Perubahan Iklim, Pemkot Jaksel Ikut Gerakan Tanam Pohon Bersama Jokowi

“BANG JAPAR berdiri untuk #Berbuat dan #Bermanfaat melalui kegiatan sosial, advokasi hukum dan kesehatan, penguatan UMKM, layanan ambulans gratis, serta pengabdian kepada masyarakat dan pengawalan ulama,” kata dia.

Ia menilai, setiap tindakan yang mengatasnamakan Bang Japar untuk meminta THR atau pungutan jelas bertentangan dengan prinsip, nilai, dan aturan organisasi yang ia pimpin.

Fahira juga mengungkapkan bahwa persoalan tersebut hampir selalu muncul menjelang Lebaran dan kerap menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat karena nama Bang Japar identik dengan dirinya sebagai pendiri organisasi.

Baca Juga :  Sidak Pasar Tradisional, Wali Kota Jaksel Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang Nataru

“Setiap tahun menjelang Lebaran persoalan ini kembali muncul dan seringkali menimbulkan kebingungan di masyarakat karena nama BANG JAPAR sangat identik dengan saya sebagai pendirinya, ” katanya.

“Namun perlu diketahui bahwa nama organisasi kami berbeda dan logo kami juga berbeda,” lanjutnya.

Karena itu, Fahira mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang mencatut nama BANG JAPAR untuk kepentingan tertentu.

Ia juga mempersilakan masyarakat melaporkan jika menemukan informasi atau permintaan yang mengatasnamakan organisasinya.

“Jika ada informasi atau laporan terkait hal tersebut, silakan menyampaikannya kepada Mako Pusat BANG JAPAR atau langsung kepada saya,” tutupnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...