Selasa, September 1, 2026

Jadi Ikonik Baru, Pemkot Jaksel Matangkan Persiapan Relokasi PKL Barito di Lenteng Agung

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan terus mematangkan persiapan relokasi para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Jalan Barito, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Langkah ini diambil karena area yang ditempati pedagang Barito menjadi bagian rencana pembangunan Taman ASEAN.

Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Ali Murthadho dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sayid Ali, turun langsung memimpin peninjauan lahan relokasi yang terletak di Jalan Raya Lenteng Agung Timur, RT 07/07, Jagakarsa.

Baca Juga :  Percepat Program STBM, Pemkot Jaktim Sisir Jamban Helikopter di Bantaran Kali Baru

Ali Murtadho menegaskan lahan tersebut siap digunakan dalam waktu dekat.

“Relokasi dilakukan karena area pedagang Barito akan terdampak dari pembangunan Taman ASEAN,” ujar Ali Murthadho, Jumat (18/7/2025).

Ali menjelaskan, lahan relokasi di Jalan Raya Lenteng Agung memiliki luas 7.600 meter persegi.

Lahan tersebut merupakan ase milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Selain untuk relokasi para pedagang dari JS 25, 26, 29, dan 96, di lokasi juga akan dibangun kantor suku dinas yang berkaitan dengan pedagang binaan.

Baca Juga :  Besok Puncak HUT Jakarta di HI, Begini Rekayasa Lalin Dishub DKI

“Harapannya lokasi ini nantinya menjadi tempat ikoniknya Jakarta Selatan. Sebab, di lokasi ini akan terpusatnya seluruh pedagang hewan yang memanjakan mata para pembeli,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Selatan Parulian Tampubolon menyatakan, sebanyak 66 pedagang akan direlokasi ke lokasi baru ini.

Mayoritas pedagang berjualan hewan peliharaan dan makanan hewan.

“Sebenarnya ada 118 pedagang, namun yang mampu kita relokasi sementara ke lokasi ini hanya 66 pedagang. Sisanya, para pedagang yang didominasi kuliner dan buah akan masuk ke dalam naungan PD. Pasar Jaya,” terang Parulian.

Baca Juga :  Halalbihalal di Balai Kota Jakarta, Ketua DPRD: Dosa Kita Sudah Hilang di Sini

Ia juga menjelaskan relokasi dijadwalkan akan dilakukan pada awal Agustus 2025.

Untuk memastikan kelancaran prosesnya, pihaknya telah lebih dulu melakukan sosialisasi kepada para pedagang sejak sebulan lalu.

“Kami melakukan sosialisasi dengan humanis, sehingga mereka para pedagang siap untuk direlokasi ke lokasi-lokasi yang kami sudah tentukan,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Viral Pria Gesek-gesek Kolong Mobil di GBK, Dugaan Polisi Debt Collector

Aliansi.co,jakarta- Aksi dua pria yang diduga menggesek nomor rangka kendaraan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, viral di media sosial. Aksi keduanya terekam...

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...