Jumat, April 3, 2026

Banjir Pejaten Timur Surut, Lurah Kerahkan Pasukan Gabungan Gercep Bersihkan Lumpur dan Sampah

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Puluhan petugas gabungan gerak cepat (gercep) membersihkan lumpur sisa banjir di Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (7/7/2025).

Tak hanya lumpur yang menutupi permukaan jalan, petugas juga menyemprotkan air untuk membersihkan rumah warga yang terdampak banjir.

Lurah Pejaten Timur, Rocky A Tarigan mengatakan, genangan setinggi kurang lebih 50 sentimeter sejak Minggu (6/7) kemarin, disebabkan curah hujan tinggi yang membuat Kali Ciliwung meluap ke pemukiman warga.

“Tadi pagi begitu air surut kita langsung kerahkan petugas gabungan untuk pembersihan lumpur. Ini ada empat RT terdampak parah yang kita fokuskan hari ini,” kata Rocky, Senin (7/7/2025).

Baca Juga :  Bukan Maling, Pria yang Tewas Disiksa Sekuriti Ancol Ternyata Ketua DPC Partai Perindo

Ia mengatakan, warga empat RT tersebut sempat ada yang mengungsi ke rumah tetangga akibat meluapnya Kali Ciliwung.

Namun, warga langsung kembali ke rumahnya masing-masing setelah banjir surut pada hari.

Dibantu puluhan petugas gabungan, warga yang telah kembali ke rumahnya turut kerja bakti melakukan pembersihan lumpur dan sampah yang terbawa banjir.

Rocky menyebut ada 40 personel gabungan dikerahkan untuk membersihkan sisa lumpur di sejumlah lokasi yang terdampak.

Baca Juga :  Perkuat Ekonomi Lokal, Ratusan Pengurus KKMP Ikut Pembekalan di Jakarta Selatan

“Untuk kerja bakti besok kita juga sudah meminta bantuan Sudin Lingkungan Hidup dan Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan. Mudah-mudahan tiga hari ke depan lokasi dan rumah yang terdampak genangan sudah bersih semua,” ujarnya.

Selain di Pejaten Timur, sejumlah RT di Kelurahan Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, yang terdampak banjir juga sudah surut, Senin (7/7/2025).

Lurah Rawajati, Sariman, menyebut, genangan sedalam 80-100 sentimeter yang merendam tujuh RT di 3 RW yakni RW 01, 07 dan 03 akibat luapan Kali Ciluwung sudah mulai berangsur surut sejak pukul 05.00 WIB.

Baca Juga :  Wali Kota Jaksel Minta Camat hingga Lurah Bersiaga Saat Nataru, Begini Arahannya

Untuk membantu pembersihan pasca banjir, pihaknya mengerahkan 50 personel PPSU, 10 personil Sudin SDA, tujuh personel Bina Marga dan satu unit mobil masing-masing dari Sudin Gulkarmat dan Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Selatan.

“Alhamdulillah penanganan cepat dan cuaca cerah pagi hingga siang ini membuat lingkungan warga kembali bersih dan mereka sudah bisa beraktifitas normal kembali,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...

Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Salemba, Polisi Turun Selidiki Motif OTK

Aliansi.co, Jakarta- Polisi menyelidiki kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus (AY) di kawasan...