Selasa, September 1, 2026

Prabowo Mundur dari PB IPSI Usai Lima Periode Jabat Ketua Umum

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto mengundurkan diri sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) setelah lima periode memimpin organisasi pencak silat nasional tersebut.

Keputusan itu disampaikan Prabowo dalam Musyawarah Nasional XVI IPSI di Jakarta International Convention Center, Sabtu (11/4/2026).

Prabowo mengatakan, keputusan untuk tidak melanjutkan kepemimpinan di IPSI diambil karena ingin fokus menjalankan tugas sebagai Presiden.

Menurut dia, jabatan kepala negara membutuhkan perhatian penuh sehingga dirinya tidak lagi bisa efektif memimpin organisasi.

Baca Juga :  Prihatin, Mantan Kiper Timnas Kurnia Mega Jual Medali demi Hidupi Keluarga

“Alhamdulillah, hari ini saya menyatakan bahwa saya mohon izin untuk tidak lanjutkan sebagai Ketua Umum PB IPSI, karena saya sudah mengemban tugas kebangsaan yang menyita waktu saya,” kata Prabowo.

Bagi Prabowo, momen pamit tersebut menjadi peristiwa emosional karena menandai akhir pengabdiannya secara struktural di IPSI setelah 34 tahun berkecimpung di dunia pencak silat.

Selama itu, ia tercatat empat periode menjadi wakil ketua umum dan lima periode menjabat ketua umum.

“Hari ini adalah, bagi saya, hari penuh kebanggaan dan kebahagiaan, juga penuh kehormatan. Kalau dihitung hari ini bisa dikatakan saya sudah mengabdi di pencak silat selama 34 tahun,” ujarnya.

Baca Juga :  Naikkan Level Timnas, PSSI Perluas Kerjasama dengan DFL Jerman

Prabowo mengakui dalam hampir tiga tahun terakhir dirinya sudah tidak terlalu aktif di garis depan kepengurusan IPSI.

Meski begitu, ia menegaskan tetap memberikan dukungan dari belakang demi kemajuan pencak silat Indonesia.

“Tidak mungkin saya efektif sebagai Ketua Umum PB IPSI. Saya pun minta maaf, beberapa saat ini bisa dikatakan sudah hampir tiga tahun saya tidak terlalu aktif di depan, tapi saya mendukung selalu dari belakang,” ucap dia.

Baca Juga :  Drawing Piala Dunia U-20 Dibatalkan FIFA, PSSI Minta Pecinta Sepak Bola Indonesia Tenang

Meski tak lagi menjabat, Prabowo memastikan komitmennya terhadap pencak silat tidak akan berhenti.

Ia menegaskan, seorang pendekar akan terus menjaga nilai-nilai pengabdian sampai akhir hayat.

“Bisa dikatakan saya ini sudah 34 tahun di kalangan IPSI dan saya siap terus akan terus mendukung dengan jabatan ataupun tidak dengan jabatan. Seorang pendekar adalah sampai napas dia terakhir, dia pendekar,” tutur Prabowo.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Viral Pria Gesek-gesek Kolong Mobil di GBK, Dugaan Polisi Debt Collector

Aliansi.co,jakarta- Aksi dua pria yang diduga menggesek nomor rangka kendaraan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, viral di media sosial. Aksi keduanya terekam...

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...