Senin, Juni 1, 2026

Prabowo Mundur dari PB IPSI Usai Lima Periode Jabat Ketua Umum

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto mengundurkan diri sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) setelah lima periode memimpin organisasi pencak silat nasional tersebut.

Keputusan itu disampaikan Prabowo dalam Musyawarah Nasional XVI IPSI di Jakarta International Convention Center, Sabtu (11/4/2026).

Prabowo mengatakan, keputusan untuk tidak melanjutkan kepemimpinan di IPSI diambil karena ingin fokus menjalankan tugas sebagai Presiden.

Menurut dia, jabatan kepala negara membutuhkan perhatian penuh sehingga dirinya tidak lagi bisa efektif memimpin organisasi.

Baca Juga :  Naikkan Level Timnas, PSSI Perluas Kerjasama dengan DFL Jerman

“Alhamdulillah, hari ini saya menyatakan bahwa saya mohon izin untuk tidak lanjutkan sebagai Ketua Umum PB IPSI, karena saya sudah mengemban tugas kebangsaan yang menyita waktu saya,” kata Prabowo.

Bagi Prabowo, momen pamit tersebut menjadi peristiwa emosional karena menandai akhir pengabdiannya secara struktural di IPSI setelah 34 tahun berkecimpung di dunia pencak silat.

Selama itu, ia tercatat empat periode menjadi wakil ketua umum dan lima periode menjabat ketua umum.

“Hari ini adalah, bagi saya, hari penuh kebanggaan dan kebahagiaan, juga penuh kehormatan. Kalau dihitung hari ini bisa dikatakan saya sudah mengabdi di pencak silat selama 34 tahun,” ujarnya.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Panggil Menteri Erick Thohir ke Istana, Ada Apa?

Prabowo mengakui dalam hampir tiga tahun terakhir dirinya sudah tidak terlalu aktif di garis depan kepengurusan IPSI.

Meski begitu, ia menegaskan tetap memberikan dukungan dari belakang demi kemajuan pencak silat Indonesia.

“Tidak mungkin saya efektif sebagai Ketua Umum PB IPSI. Saya pun minta maaf, beberapa saat ini bisa dikatakan sudah hampir tiga tahun saya tidak terlalu aktif di depan, tapi saya mendukung selalu dari belakang,” ucap dia.

Baca Juga :  Hasil Undian Piala Sudirman 2023, Indonesia Terhindar dari Grup Neraka

Meski tak lagi menjabat, Prabowo memastikan komitmennya terhadap pencak silat tidak akan berhenti.

Ia menegaskan, seorang pendekar akan terus menjaga nilai-nilai pengabdian sampai akhir hayat.

“Bisa dikatakan saya ini sudah 34 tahun di kalangan IPSI dan saya siap terus akan terus mendukung dengan jabatan ataupun tidak dengan jabatan. Seorang pendekar adalah sampai napas dia terakhir, dia pendekar,” tutur Prabowo.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...