Sabtu, Oktober 3, 2026

Bertemu PM Fiji, Prabowo Tawarkan Latihan Militer Bareng hingga Beasiswa Pemuda

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto menyampaikan komitmen Indonesia dalam memperkuat kerja sama militer dengan Republik Fiji.

Prabowo mengatakan, Indonesia terbuka apabila Fiji ingin melakukan latihan militer bersama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Prabowo menawarkan militer Fiji latihan bareng di Indonesia.

“Juga untuk latihan bersama di bidang militer, kami terbuka untuk darat, laut, dan udara, kami membuka pintu untuk militer Fiji belajar bersama kita di Indonesia,” kata Prabowo usai melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Fiji, Sitiveni Rabuka di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (24/4/2025).

Baca Juga :  Momen Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru 2025

Dirinya juga menawarkan Fiji untuk mengirimkan pemuda-pemudinya belajar di Indonesia, baik bidang vokasi, teknik, pertanian, maupun sekolah-sekolah dan lembaga-lembaga pendidikan lainnya.

Prabowo akan memberikan beasiswa untuk anak muda Fiji.

“Dan kita akan menambah beasiswa kemitraan antara negara berkembang, kemudian beasiswa untuk pemuda dan pemudi Fiji,” jelasnya.

Prabowo juga menegaskan komitmen Indonesia memperkuat kemitraan dengan negara-negara pasifik.

Baca Juga :  Ombudsman Siap Buka Hasil Pengawasan Lapas Cibinong kepada DPR

Dia mengajak PM Rabuka untuk terus mempererat hubungan kedua negara melalui program dan kerja sama.

“Program untuk mendorong dan mendukung kerja sama di bidang peningkatan negara Indonesia. Dan upaya mempererat hubungan negara kedua masyarakat, rakyat Fiji dan Indonesia, kita terus lanjutkan,” tutur Prabowo.

Prabowo juga menyatakan komitmen Indonesia terhadap prinsip kedaulatan, perdamaian, dan kerja sama internasional.

Baca Juga :  Di Harlah NU, Prabowo Sindir yang Menyebutnya Bajingan dan Tolol: Kalian Sudah Tahu 

Menurutnya, Indonesia tetap berpegang teguh pada kebijakan non-blok dan percaya pada kolaborasi dan kerja sama terutama di bidang ekonomi dan perdagangan.

“Kami percaya dunia kini makin kecil. Apa yang terjadi di satu bagian dunia akan berdampak ke seluruh bagian lainnya. Karena itu, sangat penting bagi kita untuk bekerja sama dalam menjaga hubungan yang harmonis,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...